logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 21 Oktober 2006 NASIONAL
Line

Demo Tuntut Pembebasan Masjid Al-Aqsha

JAKARTA-Tiga ratus orang yang tergabung dalam Solidaritas Muslimin Indonesia untuk Al-Quds (SMIQ) menggelar aksi di depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), Jakarta Pusat, untuk menuntut pengembalian masjid Al-Quds (Al-Aqsha) kepada para pejuang Palestina.

"Ini adalah wujud persatuan umat Islam dan tuntutan pengembalian masjid Al-Quds yang sekarang dikuasai zionis Israel," kata Koordinator Aksi Hisam Sulaeman dalam orasinya kemarin.

Aksi itu, katanya, adalah agenda jangka pendek dan panjang umat Muslim sedunia dengan tuntutan yang seragam.

Hal itu sesuai dengan seruan Sayyid Ali Khamenei yang mereka sebut pemimpin umat Islam sedunia untuk membebaskan rakyat dan wilayah Palestina, sekaligus mengembalikan masjid Al-Quds dari cengkeraman rezim zionis Israel. Tokoh muslim dunia itu mencanangkan hari Jumat terakhir di bulan Ramadhan sebagai hari Al-Quds.

Aksi serupa terjadi di Bandung. Ratusan orang yang tergabung dalam Forum Anti Israel Zionis (FAIZ) turun ke jalan untuk memperingati Al Quds di depan Gedung Sate Bandung.

Aksi tak hanya diikuti orang tua, tapi juga anak-anak. Dalam aksinya,mereka mengusung foto Imam Khoimeini, penyeru hari Al-Quds sedunia dan panji-panji Hizbullah lengkap dengan foto pemimpinnya, Sayid Hasan Nasrullah.

Sebagai puncak aksi, massa yang memekikan kalimat-kalimat pembebasan membakar boneka dua tokoh yakni Presiden AS, George W Bush dan PM Israel, Ehud Olmert.

Tak hanya itu, bendera kedua negara tersebut turut pula dibakar dalam lingkaran massa. Menurut Koordinator FAIZ, Hussein Al Kaff, aksi merupakan salah bentuk solidaritas terhadap perjuangan bangsa dan rakyat Palestina. "Aksi ini diharapkan juga menjadi wahana penyadaran dan kesatuan untuk terus memberikan dukungan terhadap kaum muslim di Indonesia atas saudaranya di Palestina," tandasnya.(dwi,ant-60)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA