| Sabtu, 21 Oktober 2006 | NASIONAL |
Deplu Sambut Deportasi Istri DulmatinJAKARTA -Menyusul tidak ditemukannya bukti keterlibatan istri Dulmatin -Ny Istiada H Oemar Sovie- dalam kegiatan terorisme di Asia Tenggara, Departemen Luar Negeri (Deplu) sedang bersiap menyambut deportasi atas perempuan itu ke Indonesia. Hal tersebut dikatakan Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Hassan Wirajuda usai melantik pejabat eselon I di lingkungan Departemen Luar Negeri (Deplu), Jumat kemarin, di Jakarta. Dia mengatakan, tim penyidik Filipina mengumumkan, Istiada hanya terbukti melanggar keimigrasian yang tidak memenuhi persyaratan. "Istiada dinyatakan tidak terlibat dalam kegiatan terorisme yang dilakukan oleh Dulmatin, suaminya," katanya. Menurut Menlu, sejak Istiada dinyatakan tidak terlibat dalam kegiatan terorisme, pihak Deplu melakukan koordinasi intensif untuk menyiapkan pemulangannya ke Indonesia. "Kami sudah melakukan koordinasi antara perwakilan Deplu RI di Filipina dengan pejabat keimigrasian setempat," ujarnya. Saat ini Istiada hanya menjadi tahanan imigrasi dan tidak lagi menjadi tahanan kepolisian di Zamboanga. "Keadaannya sangat baik dan sehat selama menjalani rangkaian pemeriksaan," tuturnya. Hassan mengaku tidak mengetahui kapan tepatnya Istiada akan dideportasi.(H27-49a) |