| Sabtu, 21 Oktober 2006 | NASIONAL |
Minim, Sosialisasi Taman Nasional Merapi-MerbabuSEMARANG- Sosialisasi pembangunan Taman Nasional Merapi-Merbabu (TNMM) dinilai Komisi B DPRD Jawa Tengah masih sangat minim. Wakil Ketua Komisi B, Agus Abdul Latif, menjelaskan, sosialisasi itu perlu ditingkatkan agar tanggapan dari masyarakat yang dilibatkan dalam pembangunan taman tersebut makin meningkat. ''Masyarakat Forum Rembug Merapi-Merbabu perlu meningkatkan konsolidasi dan lebih intens untuk menajamkan visi dari masing-masing daerah kabupaten yang tergabung dalam taman nasional tersebut,'' kata dia dalam Evaluasi Program Pembangunan TNMM di Kampoeng Kopi Banaran, baru-baru ini. Di samping itu, lanjut dia, perlu dibangun kerja sama yang sinergis dalam menyelenggarakan kolaborasi manajemen taman nasional. Di antaranya, dalam perencanaan harus didukung datang yang memadai. Apabila perlu, dibangun kerja sama dengan perguruan tinggi guna melakukan penelitian. Ditambahkan, semua kegiatan yang dilakukan pengelola TNMM, baik yang dilakukan oleh Balai, Dinas Kehutanan maupun Perhutani, perlu disosialisasikan secara komplet. Dioptimalkan Tujuannya, agar tidak terjadi overlapping di antara instansi yang terlibat dalam kegiatan pembinaan masyarakat desa di sekitar hutan. Mengenai bantuan-bantuan untuk pemberdayaan masyarakat yang selama ini telah membantu pelaksanaan TNMM, Agus menjelaskan, perlu lebih dioptimalisasi secara intensif. Hadir dalam kegiatan evaluasi itu, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jateng, Rektor Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga, serta para ketua Pengurus Forum Rembug dari Kabupaten Semarang, Boyolali, Klaten dan Kabupaten Magelang.(G17-60) |