| Sabtu, 21 Oktober 2006 | KEDU & DIY |
LINTAS DAERAHMun Maimunah Tersesat di PoskoKEBUMEN - Seorang wanita bernama Mun Maimunah (19), beralamat Dukuh Dogleg, Desa Brondong, Kecamatan Loano, Purworejo, sejak Kamis siang tersesat di jalan raya Kebumen-Kutowinangun. Wanita yang sudah berumah tangga namun sulit bicara itu hanya diam seperti kebingungan, dan akhirnya dibawa ke Posko ORARI dan PMI di Jatisari. Menurut Ketua ORARI Lokal Kebumen Drs M Rusyid MMPd, wanita itu diketahui berada di utara jalan raya sejak jam 11.00. Namun ketika didekati, tak mau diajak berkomunikasi. Hingga sore hari dia berada di pos, akhirnya anggota ORARI meminta KTP. Dari KTP diketahui nama dan alamat perempuan tersebut. Petang harinya wanita itu diserahkan ke Pospam Polisi Kedungbener. (B3-24) Peduli Sosial SMK Basada KEBUMEN - SMK Batik Sakti 2 (Basada) Kebumen di Jalan Kusuma 71, Kamis petang lalu mengadakan buka puasa bersama dengan 50 penarik becak, 10 anak yatim piatu Panti Muhammadiyah, 10 anak yatim Aisyiah, 10 anak yatim Al Iman, 10 anak yatim Panti Daarul Yataama, serta 15 santri Pondok Nuruh Hidayah. Buka bersama diawali siraman rohani ustad H Munir, diakhiri pembagian zakat firah. Kegiatan ditangani OSIS di bawah bimbingan Waka Bidang Kesiswaan Sigit Untung Harsoyo SPd. Kegiatan sosial itu telah berjalan sejak beberapa tahun lalu sebagai kepedulian terhadap kaum duafa dan mendidik siswa-siswi berjiwa sosial. (B3-24) Hati-hati Iming-iming Hadiah PURWOREJO - Nasimah (53) warga Gesikan, Kemiri, merasa dirugikan oleh ulah dua orang yang datang ke rumahnya, Rabu (18/10) lalu. Atas bujukan tamunya itu, akhirnya dia harus menyerahkan uang Rp 300 ribu. Mulanya, ketika masuk ke rumahnya, dua tamunya itu langsung memberikan ucapan selamat kepadanya, dan memberitahukan dirinya mendapat hadiah ulang tahun dari salah satu perusahaan. Tamu itu lalu menanyai si tuan rumah apakah memiliki rekening di Bank Mandiri atau BCA, dengan saldo minimal Rp 1,5 juta. Kalau memiliki tabungan, diminta datang ke kantor perusahaan yang beralamat di Jl Proklamasi, Purworejo, untuk mengambil voucher diskon belanja (selain kendaraan dan hewan) sebesar 70 persen selama setahun. Karena tidak punya uang sebanyak itu, akhirnya hanya diminta menyerahkan uang sebesar Rp 300 ribu sebagai ganti membuka rekening Bank Mandiri atau BCA. Dijanjikan pada hari itu juga akan diberi buku tabungan dari salah satu bank tersebut. Namun jajnji itu bohong belaka. (yon-24) Penjual Obat Mercon Diproses PURWOREJO - Polres Purworejo akan memroses hukum empat orang yang diduga menjual obat mercon. Mereka adalah Paryono (48), warga Pelutan, Gebang; Amat Asrowi (42), warga Jetis, Loano; Welas Sutarko (36), warga Botorejo, Bayan; dan Agus Priyadi (22), warga Pucangagung, Bayan. Kapolres AKBP Drs Rusli Hedyaman melalui Kasat Serse AKP Gularso SH kemarin menginformasikan, pengungkapan kasus itu berawal adanya laporan dari masyarakat. Tiga tersangka saat ditanya polisi mengaku mendapat barang terlarang itu dari Agus Priyadi. Sementara Agus mengaku didrop dari bakul obat mercon asal Kebumen. (yon-24) |