logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 21 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

Pemudik Sepeda Motor 1.317/Jam

  • Lalu Lintas Macet akibat Pasar Tumpah

KEBUMEN - Arus mudik di jalur utama selatan pada ruas Rowokele-Prembun Kebumen sejak kemarin melonjak tajam. Namun yang paling banyak adalah pemudik dengan sepeda motor, per jam mencapai 1.317 kendaraan.

Sementara itu, akibat pasar tumpah, di depan Pasar Kutowinangun dan Pasar Prembun, pagi kemarin mulai terjadi kemacetan. Setiap kendaraan yang melewati di dua titik tersebut harus merambat dan kadang berhenti.

Di sepanjang jalan pusat kota Kutowinangun, sehari kemarin, juga terjadi kemacetan. Apalagi siang itu terjadi kecelakaan satu unit bus yang bersenggolan dengan kendaraan lain dari arah berlawan. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi kian padat dan harus berjalan merambat.

Kondisi serupa juga terjadi di jalan raya depan Pasar Prembun. Pasar tradisional di selatan jalan tersebut berdekatan dengan kios dan pertokoan. Banyak kendaraan berhenti untuk mengangkut dan menurunkan barang ataupun penumpang.

Meski arus makin padat, namun secara umum jalur mudik di Kebumen tetap lancar. Berdasarkan data di Posko Polres Kebumen, jumlah kendaraan sepeda motor yang lewat siang kemarin rata-rata 1.317 per jam, kendarana pribadi 550 per jam, kendaraan barang 214 per jam, dan bus 115 per jam.

Penumpang KA

Sementara itu, jumlah penumpang yang datang dengan menggunakan kereta api (KA) dari arah barat, khususnya dari Jakarta dan Bandung, mulai meningkat. Menurut Kepala Stasiun Gombong Suharyana, lonjakan pemudik mulai terasa sejak lima hari lalu. Namun dia memperkirakan, puncak arus mudik dengan KA bakal terjadi pada Sabtu ini dan Minggu besok. Paling banyak adalah penumpang dengan KA ekonomi, terutama dari Jakarta dan Bandung.

Menurut Suharyana, KA tambahan juga disediakan. Saat ini yang ditambah adalah KA jurusan Bandung-Surabaya. Untuk arus balik pada pasca-Lebaran, ada tiga rangkaian KA tambahan yang berangkat dari Stasiun Kutoarjo, dua KA tambahan menuju Jakarta, dan satu KA menuju Bandung.

Secara terpisah petugas Posko ORARI dan PMI di Jalan Raya Jatisari Kebumen Subadiyo mengemukakan, lonjakan arus mudik telah terasa sejak tiga hari lalu. Di malam hari mulai banyak bus dari arah Jakarta dan Bandung menurunkan penumpang di daerah Kebumen.

Subadiyo juga mempersilakan pengemudi jarak jauh yang kelelahan beristirahat sejenak di Posko ORARI dan PMI Jatisari. Posko di selatan jalan itu juga dilengkapi tempat istirahat, PPPK, mobil ambulans serta melibatkan tenaga perawat dari Puskesmas dan Rumah Sakit di Kebumen. (B3-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA