| Sabtu, 21 Oktober 2006 | KEDU & DIY |
Pentingkan PenampilanYOGYAKARTA - Pada salah satu acara di kampus Universitas Islam Indonesia (UII), Jl Cik Di Tiro, Kota Yogyakarta, Rektor UII Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc terlihat sibuk memotret sejumlah wartawan. Katanya, tidak ada sesuatu yang istimewa dengan kesibukan barunya itu. ''Saya dulu kan juga wartawan,'' kilahnya. Dia lalu sedikit mengilas balik pengalamannya ketika masih menjadi wartawan sebuah surat khabar harian terbitan Yogyakarta dan pengalamannya sebagai mahasiswa di PTS yang sekarang dipimpinnya. ''Menyenangkan lho jadi wartawan,'' ujarnya. Tapi tambahnya, hendaknya wartawan selalu memperhatikan masalah penampilan (performance). ''Maka, saya sangat menghargai penampilan saya, walaupun dengan bahan yang sederhana,'' ujarnya sambil menunjukkan baju yang dikenakannya yang bermotif batik. Rupanya Edy Suandi Hamid pernah punya pengalaman berkait penampilan tadi. Ceritanya, seperti biasa, ketika ada acara bersama Raja Keraton Yogyakarta, diadakan foto bersama. Tapi karena tustel yang digunakan pihak humasnya sudah agak ketinggalan zaman, acara foto bersama memakan waktu lama. Pasalnya, setelah sekali jepret, harus menunggu lampu blitz menyala untuk keperluan jepretan berikutnya. Mengetahui kejadian itu, esoknya Edy Suandi langsung membeli seperangkat alat fotografi yang lebih baik untuk humasnya. ''Masak sih tustel humas saya masih kuno,'' ujarnya. (Asril-24) |