| Sabtu, 21 Oktober 2006 | EKONOMI |
sekilas ekonomiHarga Pertamax di Bawah Rp 5.000JAKARTA-Pertamina kembali menurunkan harga Pertamax dan Pertamax Plus. Sebelumnya Shell juga telah menurunkan harga BBM jenis tertentu itu dengan kualitas yang sama. Harga baru itu mulai efektif berlaku pada Jumat (20/10) . Keputusan menurunkan harga jual produk Bahan Bakar Khusus (BBK) produksi PT Pertamina (Persero) yaitu Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina DEX itu tertuang dalam surat yang ditandatangani Direktur Pemasaran dan Niaga PT Pertamina (Persero) pada 18 Oktober 2006. Dalam siaran pers Pertamina kemarin menyatakan, harga baru hanya akan berlaku pada Pertamina Wilayah Pemasaran III yang meliputi Jakarta, Banten dan Jawa Barat. Sebelumnya Pertamina juga telah menurunkan harga Pertamax dan Pertamax Plus pada 1 Oktober 2006. Harga Pertamax Plus saat ini menjadi Rp 5.250 per liter dari sebelumnya yang sebesar Rp 5.450 per liter. Pertamax menjadi Rp 4.850 per liter dari harga sebelumnya yang sebesar Rp 5.250 per liter. Pertamina DEX menjadi Rp 5.450 per liter dari harga sebelumnya yang sebesar Rp 5.900 per liter. "Perubahan harga jual Pertamax, Pertamax Plus dan Pertamina DEX ini akan ditinjau kembali sesuai perkembangan harga minyak internasional," kata Juru Bicara Pertamina Toharso. (dtc-59) Bank NISP Tetap Buka JAKARTA-Untuk mengantisipasi kebutuhan nasabah selama masa libur Panjang, Bank NISP pada 26 hingga 27 Oktober 2006 siap memberikan pelayanan kepada masyarakat, dengan membuka sejumlah kantornya namun perseroan pada 23 sampai 25 Oktober 2006 tidak beroperasi karena ikut menyambut hari libur. Presiden Direktur Bank NISP, Pramukti Surjaudaja di Jakarta, Jumat mengatakan, sudah menjadi tanggung jawab perseroan untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi setiap nasabah. Meski pemerintah memberikan pilihan untuk cuti bersama, kantor cabang Bank NISP akan tetap beroperasi untuk mengantisipasi kebutuhan perbankan masyarakat yang meningkat selama libur panjang.(ant-59) |