| Jumat, 20 Oktober 2006 | PANTURA |
Lima Titik Jalan Rawan LongsorSLAWI- Paling tidak ada lima titik pada ruas jalan di Kabupaten Tegal rawan longsor. Sebab, jalan tersebut berada di sepanjang perbukitan dan hutan. Karena itu, para pemudik yang melintasi wilayah tersebut diminta lebih berhati-hati. Kelima titik itu berada di Kecamatan Margasari, Balapulang, Jatinegara, Bumijawa, dan Bojong. Demikian dikatakan Kepala Kesbanglinmas, Drs Hery Karomo melalui Kasi Linmas Amin Sasongko SH, Kamis (19/10). Menurutnya, lokasi-lokasi tersebut rawan longsor akibat pengaruh faktor geologis, seperti jenis tanah yang labil dan bertebing. Kendati demikian, selama Lebaran ini diperkirakan tidak akan terjadi bencana tanah longsor. Sebab, curah hujan relatif masih rendah. "Untuk mengantisipasi tanah longsor sudah dilakukan berbagai upaya, seperti membuat tanggul dan parit di Bumijawa dan Bojong," ujarnya. Sementara itu, ada beberapa lokasi yang rawan banjir di jalur pantura ataupun selatan. Di jalur pantura terdapat di Desa Kedungkelor, Kecamatan Warureja, sedangkan jalur selatan di Desa Pesurupan, Kecamatan Margasari. Menyinggung arus mudik Lebaran, Amin mengatakan, pihaknya telah menyiagakan 336 petugas perlindungan masyarakat (linmas). Mereka akan ditempatkan di Margasari, Slawi, Adiwerna, Kramat, Suradadi, dan Warureja. Setiap pos dijaga empat orang dengan sistem bergiliran. Beberapa di antaranya bertugas menjaga perlintasan kereta api (KA) yang tidak berpalang pintu. "Mereka bertugas 14 hari, sejak H-7 sampai H+7 Lebaran," ujarnya. (H3-65s) |