logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 20 Oktober 2006 PANTURA
Line

Pemudik Diimbau Nyalakan Lampu

BREBES- Memasuki H-5 Lebaran atau Kamis (19/10) kemarin, arus kendaraan mudik dari Jakarta masuk ke Jateng mengalami lonjakan cukup tajam. Untuk menjaga keselamatan, mereka diminta menyalakan lampu.

Berdasarkan pantauan Pos Lalu Lintas perbatasan Jateng-Jabar, di Cisanggarung, Losari, Kabupaten Brebes, tercatat 90.000 kendaraan pemudik telah memasuki wilayah tersebut.

Padahal sehari sebelumnya, volume total kendaraan yang masuk baru sekitar 59.000 unit. "Kalau dibandingkan dengan hari sebelumnya, pada H-5 ini arus kendaraan pemudik mengalami lonjakan tajam, mencapai 60%. Peningkatan volume kendaraan mulai dirasakan sejak pukul 05.00. Bahkan, dari pantauan kami hingga siang hari, arus kendaraan masih padat," ujar Kepala Pos Lalu Lintas Cisanggarung, Losari, Iptu Widiaspo, kemarin (19/10).

Dia mengatakan, peningkatan volume kendaraan itu terbanyak jenis motor dan mobil pribadi. Untuk motor, tercatat mencapai 35.000 unit, mobil pribadi 20.000 unit, serta 35.000 unit untuk bus dan truk.

Sementara itu, pada H-6 jumlah motor hanya sekitar 21.000 unit, mobil pribadi 12.000 unit, bus dan truk 26.000 unit. "Kami perkirakan lonjakan ini akan terus terjadi hingga H-2 Lebaran atau Minggu (22/10) mendatang. Bahkan, hari itu kemungkinan akan menjadi puncak arus mudik," tandasnya.

Widiaspo mengatakan, meski mengalami lonjakan, belum menimbulkan kemacetan. Hanya terjadi antrean kendaraan di sejumlah titik rawan macet, seperti pasar tumpah dan daerah penyempitan jalan. Di Pasar Losari misalnya, antrean kendaraan kerap terjadi, karena banyak tukang becak yang parkir kurang tertib.

Kondisi demikian diperparah dengan para pejalan kaki yang menyeberang jalan seenaknya. Karena itu, untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan akibat peningkatan volume kendaraan tersebut, khusus di Pasar Losari, pihaknya menempatkan anggotanya di titik penyeberangan dan perempatan jalan. "Kendala utama adalah becak dan pejalan kaki yang tidak mau menyeberang pada tempatnya. Akibatnya, laju kendaraan menjadi terhambat," ungkap dia.

Nyalakan Lampu

Lonjakan kendaraan pemudik juga dirasakan di sepanjang jalur pantura di Kabupaten Tegal. Untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, aparat Polres Tegal mengimbau kepada pemudik, terutama bagi pengendara motor menyalakan lampu, meskipun pada siang hari. Imbauan disampaikan melalui papan spanduk.

"Demi Keselamatan Anda, Diimbau Menyalakan Lampu, baik Siang maupun Malam Hari," serta disampaikan dengan menggunakan pengeras suara. Hal itu dikatakan Kapolres Tegal AKBP Drs Asep Suhendar MSi melalui Kasat Lantas AKP Alkaf Chaniago SH didampingi Kaur Binops Iptu Pranata.

Menurutnya, dengan menyalakan lampu maka pengendara kendaraan dari arah berlawanan akan lebih peka dan waspada. Sebab, dari kejauhan mereka sudah bisa melihat adanya arak-arakan motor.

Sementara itu, di Terminal Slawi, Kamis (19/10) tampak lengang. Menurut staf Terminal Slawi, Agus, jumlah pemudik masuk Terminal Slawi diperkirakan mengalami penu- runan cukup signifikan dibandingkan dengan tahun lalu. Selain itu, semakin banyaknya jasa travel, mobil carteran, dan pemudik yang menggunakan sepeda motor memengaruhi sepinya penumpang. (H3-54s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA