| Jumat, 20 Oktober 2006 | PANTURA |
Ratusan Calon Penumpang Telantar
TEGAL - Karena Kereta Api (KA) Kaligung ekonomi mengalami kerusakan di Stasiun Pelabuhan, Kabupaten Batang, ratusan calon penumpang di Stasiun Kota Tegal telantar dan terpaksa menunggu tiga jam lebih, Kamis (19/10). Kerusakan itu sangat dikeluhkan para calon penumpang karena menyebabkan aktivitas yang sudah mereka rencanakan terhambat. Salah seorang calon penumpang, Rasjo, ketika ditemui mengatakan, akibat keterlambatan kereta api hingga tiga jam lebih, rencana dia menjemput istrinya di Semarang pun terganggu. "Tentu saja dengan keterlambatan kereta ini saya baru bisa sampai di Semarang sore hari. Padahal, istri saya sudah menunggu sejak pagi," ujar pria asal Limbangan, Kecamatan/Kabupaten Brebes itu. Hal senada juga dikemukakan penumpang lain, Watik. Dia mengatakan, kedatangan kereta yang mundur dari jadwal semula, pukul 09.30 menjadi pukul 13.00, itu sangat merugikan. Sebab, dagangannya berupa pakaian yang dibeli dari Pasar Banjaran Slawi tidak bisa dijual di Semarang pada siang hari sesuai dengan rencana. Sebab, diperkirakan dia sampai di Semarang sore hari. "Kalau dari Tegal pukul 13.00, sampai Semarang sudah sore. Kejadian ini membuat saya rugi," keluhnya. Antisipasi Menurut Watik, agar tidak terulang lagi, PT KA harus melakukan antisipasi sehingga para penumpang ataupun calon penumpang yang sudah membeli tiket tidak telantar. "Saya berharap kejadian seperti ini diantisipasi, terutama saat-saat menjelang Lebaran seperti sekarang," ujarnya. Kepala Stasiun Kota Tegal Rahadi Suprapto ketika dimintai konfirmasi membenarkan adanya kerusakan yang terjadi pada loko KA Kaligung ekonomi. Namun, ia tidak bisa memastikan jenis kerusakan yang terjadi. Kemungkinan ada beberapa komponen yang rusak lantaran pengaruh umur kereta. Sekitar pukul 13.00 kereta api tersebut selesai diperbaiki, kemudian berangkat menuju Tegal untuk mengangkut para penumpang ke Semarang. (H17-65n) |