| Jumat, 20 Oktober 2006 | OLAHRAGA |
Chrisjon Tak Mau SeriSEMARANG - Juara dunia kelas bulu WBA Chrisjon berjanji akan mempersiapkan diri lebih baik untuk menghadapi pertarungan seri kedua melawan Jose Cheo Rojas dalam mandatory fight pada Maret 2007. Suami Anna Maria Megawati itu tak mau mengulang hasil seri seperti yang diperoleh pada pertarungan pertama di Tenggarong, Kaltim, Desember 2005. ''Kemampuan Rojas sudah saya ketahui. Namun saya perlu rekaman pertandingannya yang terakhir. Itu untuk melihat perkembangan kemampuannya lebih detail,'' ungkap Chrisjon, kemarin. Petinju asal Banjarnegara itu mewaspadai permainan kotor petinju asal Venezuela tersebut seperti yang dilakukannya pada pertarungan pertama. Rojas menandukkan kepalanya ke muka Chrisjon sehingga pelipis mantan juara PABA itu terluka dan pertarungan dihentikan dengan hasil seri. ''Bukan tak mungkin dia (Rojas-Red) melakukannya lagi. Karena itu, saya tetap harus waspada dan tidak boleh membiarkan itu terjadi lagi. Saya ingin memenangi pertarungan tersebut,'' kata ayah dari Ferrisha itu. Untuk mematangkan persiapannya melawan petinju kidal itu, pelatih Craig Christian akan mendatangkan petinju yang punya karakter sama dengan Rojas. Petinju itu akan dijadikan mitra tanding boxer bernama lengkap Christian Johanes itu. Bahkan, tak menutup kemungkinan, mitra tanding tersebut diambilkan dari negara Rojas. Craig Kembali ''Rojas bukan petinju yang mudah dikalahkan. Selain punya pukulan kidal yang mematikan, pergerakan kepalanya kadang menyulitkan saya untuk memukul wajahnya.'' Persiapan serius menghadapi Rojas baru akan dilakukan pada akhir November mendatang. Chrisjon akan kembali berlatih di Herry Gym's di Perth, Australia, di bawah bimbingan Craig Christian. Dalam dua laga sebelumnya, lawan Juan Manuel Marquez dan Renan Acosta, Craig tak mendampingi petinju berjuluk The Dragon itu. Pada saat lawan Rojas nanti, Craig sudah keluar dari penjara sehingga dapat memantau persiapan anak didiknya itu. ''Saya yakin persiapan kali ini akan lebih baik. Craig akan kembali menangani latihan saya secara langsung. Itu membuat saya lebih semangat dan termotivasi untuk memperbaiki kelemahan dan kekurangan selama ini,'' tandasnya. (H13-31) |