| Jumat, 20 Oktober 2006 | OLAHRAGA |
Atlet Pelatnas Terima THRJAKARTA - Atlet Pelatnas SEA Games 2007 dan Asian Games 2006 bisa berlebaran dengan tenang. Pasalnya, mereka telah menerima tunjangan hari raya (THR) dari KONI Pusat, kemarin. THR itu sangat berarti karena dalam beberapa bulan terakhir uang saku mereka belum dibagikan. ''Kami telah mencairkan dana THR dan uang saku sebesar Rp 7,3 miliar pada tiap-tiap PB induk olahraga. Kami berharap uang itu bisa membuat para atlet bergembira menyambut Lebaran,'' tutur Kabid Pembinaan Prestasi KONI Pusat Kusnan Ismukanto di Jakarta. Dana yang dikucurkan tersebut termasuk tunggakan uang saku yang belum dibayarkan sejak Mei lalu. KONI harus menalangi terlebih dahulu karena pencairan dana operasional dari Pemerintah sebesar Rp 50 miliar baru cair seusai Lebaran. ''Pekan ini rencananya dicairkan, namun karena berbarengan dengan Lebaran mungkin baru bisa dituntaskan pekan terakhir bulan Oktober,'' tambahnya. Saat ini terdaftar 131 atlet dari 21 cabang yang akan turun pada Asian Games 2006. Dana THR bagi mereka mencapai Rp 800 juta. THR atlet SEA Games senilai Rp 1 miliar. Untuk pengucuran dana THR itu KONI tak akan mendapatkan ganti dari Pemerintah. Yang akan diganti Pemerintah adalah dana senilai Rp 5,5 miliar. Itu merupakan dana untuk menutup tunggakan uang saku atlet pelatnas SEA Games sejak Mei lalu hingga bulan ini. ''THR memang tak termasuk dalam dana yang dikucurkan Pemerintah. Ini dana dari KONI,'' ungkapnya. Kepada para atlet Asian Games dan SEA Games yang sedang menjalani pemusatan latihan di luar negeri, KONI mulai mentransfer THR dan tunggakan uang saku melalui rekening para atlet. Disambut Gembira Pencairan dana itu disambut gembira beberapa pengurus PB. ''Selama ini kami tak mengalami masalah dana karena uang saku atlet ditalangi ketua umum PABSI (Adang Daradjatun). Namun pencairan dana dari KONI ini akan sangat membantu pelaksanaan program-program kami,'' kata Sony Tobing, pimpinan proyek angkat besi proyeksi Asian Games 2006. Dengan pencairan uang saku itu KONI berharap para atlet bisa mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya. Terutama para atlet Asian Games yang ditarget untuk memperbaiki prestasi. KONI akan terus memonitor perkembangan para atlet. Mereka bisa saja dicoret jika tak menunjukkan potensi unuk bersaing. Standar KONI adalah mereka harus bisa menembus empat besar. ''Tim inti akan diresmikan Presiden pada 20 hingga 25 November mendatang. Kalau sampai tenggat waktu itu atlet tak menunjukkan daya saing yang bagus, mereka akan kami coret,'' imbuh Kusnan. (D3-31) |