logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 20 Oktober 2006 OLAHRAGA
Line

Enam Pembalap Melaju

SOLO - Enam pembalap motor hingga kini masih melaju dalam seleksi Pelatda Jangka Panjang (PJP) Jateng untuk PON XVII Kaltim 2008. Keenam rider yang masih punya peluang untuk mewakili Jateng itu adalah Hocky Krisdianto (Magelang), Ardi Satyadarma dan Adi AW (Purworejo), Bima Oktavianus dan Adi AW (Semarang), serta Bledug (Sukoharjo). Andi dan Hanif untuk sementara masih lolos untuk kelas pemula, sedangkan empat lainnya pada nomor seeded.

''Keenam pembalap itu masih harus lolos pada seleksi-seleksi selanjutnya, hingga penetapan atlet Jateng, 30 hari menjelang PON 2008,'' kata salah seorang pelatih PJP balap motor Jateng Dicky Setyawan.

Dia mengungkapkan hal itu ketika berbuka puasa bersama wartawan di Solo, petang kemarin. Beberapa rekan dari kalangan otomotif seperti Lilik Kusnandar, Theo Fardoli dan Darmawan, turut hadir pada acara itu.

Dicky mengungkapkan, seleksi itu sudah berlangsung sejak tahun lalu. Pola seleksi dilakukan lewat kejuaraan-kejuaraan resmi road race di berbagai daerah yang diikuti para pembalap tersebut. Akumulasi poin yang mereka raih dari beberapa sirkuit kemudian disusun. Semula ada 10 pembalap yang terjaring, namun kemudian tinggal enam orang.

''Masih ada peluang bagi para pembalap lain untuk muncul. Bisa jadi nanti ada nama baru yang mencuat. Sesuai kuota, pembalap yang dikirim ke PON tiga orang ditambah satu pembalap cadangan,'' ujar mantan pembalap nasional itu.

Pada PON 2008 target yang dibebankan KONI Jateng minimal dua medali emas. Acuannya adalah perolehan dua emas dan satu perak dari PON 2004 di Palembang .

Target itu dinilai berat oleh Dicky. Sebab, ada dua daerah lain yang punya pembalap-pembalap andal, yakni DKI Jakarta dan DIY.

Selama ini, pemusatan latihan bagi para atlet balap motor yang akan diberangkatkan ke Kaltim nanti berada di Sirkuit Tawang Mas Semarang. (D11-31)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA