| Jumat, 20 Oktober 2006 | NASIONAL |
Pelaku Perusakan di Poso Sembunyi di JatengTEGAL - Polda Jateng kini tengah bekerja ekstrakeras untuk menciduk sejumlah pelaku kerusuhan dan perusakan di Poso, Sulawesi Selatan, yang ditengarai bersembunyi di wilayah hukumnya. Tengara itu dikemukakan Kapolda Jateng Irjen Drs Dody Sumantyawan HS SH, di sela-sela pemantauan pengamanan arus mudik Lebaran di jalur pantura, Kamis (19/10). Dia mengungkapkan, dugaan keterlibatan warga Jateng dalam kasus Poso itu sangat memungkinkan, mengingat banyak warga daerahnya yang merantau mencari pekerjaan di provinsi tersebut. Karena itu, pihak Polda saat ini tengah menyelidiki dan memburu orang tersebut. Selama ini, lanjut dia, memang tidak ada larangan bagi masyarakat untuk datang ke daerah lain dengan maksud tertentu. Namun bila melakukan tindak kriminal, tentu akan ditindak tegas. "Kami memang memperoleh informasi bahwa sejumlah pelaku kerusuhan di Poso berasal dari Jateng. Saat ini masih dalam penyelidikan apakah hal itu benar atau tidak ," kata dia. Menangkap Buron Sementara itu, dalam Operasi Ketupat Candi 2006, jajarannya juga telah menyiapkan strategi untuk menangkap pelaku tindak kriminal yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Baik tersangka dalam kasus terorisme maupun para pelaku perampokan. Dalam prediksinya, saat menjelang Lebaran, kemungkinan besar mereka akan pulang ke kampung halamannya. Karena itu, Polda telah melakukan beberapa antisipasi untuk melakukan penangkapan. "Kami memang sudah memperkirakan dan mengantisipasi hal itu karena kemungkinan besar para DPO itu kembali ke rumahnya," ungkap dia. Soal jumlah buron yang sudah diidentifikasi di jajaran Polda Jateng, mencapai ribuan. Mereka terlibat dalam berbagai kriminalitas. (D12,H17-46n) |