logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 20 Oktober 2006 NASIONAL
Line

Tekstur Telinga Bayi Mirip Tulisan "Allah" dan "Muhammad"

KUSRIFAN (36), warga Dukuh Juwetan, RT 36 RW 7, Desa Kecapi, Kecamatan Tahunan, Jepara hanya bisa memanjatkan syukur kepada Sang Pencipta. Anak kedua yang dilahirkan Zuliana (30), istrinya, memiliki tekstur telinga yang aneh. Bagian dalam daun telinga anak itu yang sebelah kanan menyerupai khat (tulisan Arab) lafal "Allah", sedangkan telinga kiri mirip khat lafal "Muhammad".

"Slamet", demikian untuk sementara kedua orang tuanya memanggil bayi yang belum memiliki nama itu, adalah adik kandung M Zaki Akmal (5). Lahir pada Senin (16/10) sekitar pukul 12.00 di rumahnya. Hingga Kamis (19/10), berat badan bayi itu 3,5 kg dengan panjang 50 cm.

Adalah Zaenudin (30), kakak sepupu sang bayi, yang kali pertama menjumpai keunikan tekstur bagian dalam kedua telinga "Slamet". "Pada awalnya saya tak menyangka kalau kuping si bayi tampak unik seperti ini. Namun setelah saya cermati satu per satu lekukannya, ternyata terlihat jelas tekstur daun telinga sebelah kirinya menyerupai khath lafal Allah, sedangkan telinga kanan mirip khat lafal Muhammad," kata Zaenudin saat ditemui sambil menggendong bayinya, Kamis (19/10).

Di telinga kiri, khath lafal Allah dapat terbaca dengan jelas. Susunan huruf alif, lam jalalah, dan ha tersusun dari daun telingan bagian atas ke bawah (terbaca dari kanan ke kiri lazimnya huruf Arab). Khat di telinga kiri agak rumit karena susunan huruf mim, ha, mim, dan dal, tersusun dari kiri ke kanan (dari bagian atas daun telingan ke bawah). Sekalipun demikian, jika dicermati, lekukannya terbaca juga.

Dibandingkan dengan telinga kakak sang bayi, kedua orang tuanya, anggota keluarganya, atau orang lain yang kemarin melihat, tekstur telinga bayi itu jelas berbeda. Zuliana malah tidak menduga putranya memiliki keunikan seperti itu.

"Saya sih ndak tahu dan tidak menyangka. Cuma saudara-saudara yang melihat. Sewaktu lahir dan kali pertama saya melihat anak saya ini, saya hanya bisa bersyukur karena lahir dengan selamat. Makanya sebelum diberi nama ya dipanggil "Slamet" (yang berarti selamat)," kata dia didampingi bibi sang bayi, Musliatun.

Warna Kulit

Zuliana menuturkan, ada keanehan lain pada warna kulit wajah sang bayi saat lahir. Seluruh kulit wajah bayi itu berwarna hijau tua kebiru-biruan dan kehitam-hitaman. Selain di wajah, warna kulit bagian tubuh lainnya normal seperti kebanyakan bayi, agak kemerah-merahan.

Namun, warna kulit wajah yang kontras itu berangsur berubah dan menyesuaikan dengan kulit bagian tubuh lainnya. Tampak hingga Kamis kemarin, di bagian atas bibir mungil sang bayi masih terlihat warna kehitaman layaknya kumis.

Kusrifan, ayah sang bayi, juga tak kuasa mengungkapkan rasa syukur atas lancarnya proses kelahiran bayi pada hari ke-23 bulan Ramadan itu. "Sama seperti ibu si bayi, saya juga pada awalnya tak begitu memperhatikan lekukan telinga anak saya ini, tapi kalau memang terlihat orang banyak seperti ini, ya kami serahkan kepada Allah." (Muhammadun Sanomae-46n)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA