logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 20 Oktober 2006 NASIONAL
Line

"Sudah Berubah Seratus Persen"

Semarang- Sumanto, menurut Kepala Kanwil (Kakanwil) Depkum HAM Jateng Ngusman Bc Ip, telah berubah seratus persen. Keluarga dan lingkungan lamanya juga ada yang siap menerima, asal dia tidak mengulangi perbuatannya. "Ada ponpes di Desa Plumutan, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, yang siap menerima Sumanto."

Ngusman menggambarkan, Sumanto yang sekarang rajin shalat dan berkelakuan baik selama di tahanan. "Saya sempat bertemu dia dua kali." Namun, perangai Sumanto tetap. Kebutuhan sehari-harinya harus terpenuhi. "Kalau tidak, kelakuannya bisa aneh-aneh."

Karena itu, agar kebutuhan sehari-hari terpenuhi, harus ada yang menolongnya mendapatkan pekerjaan. "Di LP dia bisa bergaul dengan wajar karena kebutuhan sehari-harinya diperhatikan."

Sebagaimana diketahui, Sumanto dulu berperilaku aneh. Pada Januari 2003, pria lajang itu telah memakan daging Mbok Rinah (80 tahun) yang sudah meninggal.

Dia sengaja membongkar kuburan wanita tua yang baru beberapa jam dimakamkan. Setelah dibongkar, jenazah wanita itu dia bawa pulang. Di rumah yang mirip kandang kambing itulah, Sumanto pada tengah malam, menguliti jenazah Mbok Rinah.

Atas perbuatannya itu, Sumanto diseret ke persidangan yang digelar pada Juni 2003 di Pengadilan Negeri Purbalingga. Dalam persidangan yang menarik perhatian ribuan warga itu, Sumanto dituntut enam tahun penjara. Hakim memvonisnya lima tahun penjara potong masa tahanan. (H30-46m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA