| Jumat, 20 Oktober 2006 | EKONOMI |
Konsumsi BBM Jalur Pantura Naik Tajam hingga 47,9 %JAKARTA-Memasuki H-5, konsumsi BBM naik tajam di Jalur Pantura dan Pantai Selatan Jawa. Kenaikan konsumsi tertinggi terjadi untuk jalur Pantai Utara yang dipasok dari instalasi Pertamina Balongan dengan tingkat kenaikan rata-rata hingga 47,9 persen. Sedangkan untuk jalur Pantai Selatan yang dipasok melalui Depot Ujung Berung naik 16,6 persen, Depot Padalarang naik 25,8 persen dan pasokan dari Depot Tasikmalaya naik 22,4 persen. "Rata-rata konsumsi premium naik 18 persen, konsumsi solar naik 29,9 persen dan minyak tanah naik 36,1 persen. Meskipun mengalami peningkatan konsumsi, hingga saat ini sistem penyaluran dan distribusi berjalan dengan baik," kata Juru Bicara Pertamina Toharso dalam siaran persnya, Kamis (19/10). Diperkirakan pada puncak arus mudik konsumsi BBM di beberapa titik di Cikampek, Tegal dan Pekalongan akan meningkat hingga 100 persen. Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi ini, semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di sepanjang jalur Pantai Utara dan Selatan mulai H-10 hingga H+10 disiagakan 24 jam. Stok Aman Untuk beberapa wilayah yang mengalami lonjakan permintaan premium, Pertamina menambah jumlah alokasi tangki pendam Premium pada 10 SPBU yang berada di Losari, Tegal Karang, Gebang Mekar Kabupaten Cirebon, dan SPBU di Ciasem, Sukamandi, Lanjan Lohbener, Kandang Haur, Kertasmaya, Patrol dan Sukra di Kabupaten Indramayu. "Pertamina juga menyediakan 12 kantong BBM berupa mobil tanki bermuatan BBM di SPBU sepanjang Jalur Pantai Utara dan Selatan," kata Toharso. Secara nasional stok BBM juga berada di level yang sangat aman 23,2 hari atau setara 4,3 juta kiloliter (KL) yang terdiri dari premium 17,2 hari, solar 23,4 hari, minyak tanah 35,2 hari, avtur 27 hari, Pertamax 32,9 hari dan Pertamax Plus 13,6 hari. Impor Posisi stok ini merupakan hasil dari optimalisasi produksi kilang dan penambahan cadangan melalui program impor yang telah dilakukan sebelumnya. Secara nasional kebutuhan harian untuk konsumsi BBM pada libur bersama Lebaran diperkirakan mencapai 189.733 kiloliter atau meningkat sekitar sembilan persen dari kebutuhan normal. Khusus untuk avtur penerbangan diperkirakan akan mengalami kenaikan 5 persen mulai H-3 menjelang Lebaran. Stok Elpiji secara nasional juga berada di level aman 9 hari atau setara 30 ribu metrik ton.(dtc-59) |