| Jumat, 20 Oktober 2006 | EKONOMI |
Penghimpunan Dana Masyarakat Meningkat
JAKARTA-Penghimpunan dana masyarakat yang berhasil dibukukan oleh sejumlah bank hingga September tahun ini mengalami kenaikan cukup signifikan. Total dana masyarakat yang berhasil dihimpun Bank Mandiri naik dari Rp 186,45 triliun pada 30 September 2005 menjadi Rp 194,47 triliun pada 30 September 2006. Dengan itu rasio pinjaman terhadap simpanan (LDR) menjadi sekitar 55,9% pada periode itu. Hal tersebut diungkapkan Executive Vice President Bank Mandiri, Pahala Mansyuri kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Untuk rasio kecukupan modal (CAR), bank tersebut mencatat angka 24,8 persen dengan nilai ekuitas Rp 24,38 triliun. Pada kuartal III 2006, Bank Mandiri mencatat angka kredit bermasalah (NPL) hingga sebesar 24,6 persen atau hanya turun tipis dari posisi Juni 2006 yang sebesar 24,9 persen. Sementara peningkatan dana pihak ketiga di Bank Bukopin mencapai Rp 6,84 triliun atau 46,37 persen dibandingkan dengan periode sama tahun lalu. Hingga September 2006 berhasil menghimpun dana pihak ketiga sebesar Rp 21,59 triliun. "Peningkatan dana ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan pemerintah kepada kinerja Bukopin," kata Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi, kemarin. Peningkatan dana pihak ketiga tersebut berdampak terhadap total aset bank yang baru tiga bulan ini go public. Aset per September 2006 mencapai Rp 26,34 triliun, meningkat Rp 7,55 triliun atau sebesar 40,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah aset itu juga melebihi dari yang telah ditargetkan Bukopin yaitu sebesar Rp 22 triliun. Sampai akhir triwulan III 2006, DPK BRI Rp 112,17 triliun atau naik 24,35 persen. Komposisinya terdiri dari giro sebanyak 18,44 persen dari total DPK, tabungan sebanyak 46,2 persen dan deposito sebanyak 35,36 persen. "Dengan demikian komposisi pendanaan berbiaya murah dibandingkan dengan berbiaya mahal adalah 65 berbanding 35," kata dia. Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan perbankan nasional belum efisien karena tingkat suku bunga BI Rate yang mencapai 10,75 persen tidak diikuti landing rate sekitar 13-14 persen. (bn, ant-59) |