| Jumat, 20 Oktober 2006 | BANYUMAS |
Polisi Sita 4,05 kg Bahan PetasanBANYUMAS - Jajaran Polsek Kemranjen, yang melakukan operasi pekat, kemarin berhasil menyita 4,05 kg bahan pembuat petasan dari warung milik Jamro (40) di Desa Sirau, Kemranjen, Banyumas. Selain menemukan bahan petasan berbentuk serbuk yang dibungkus dalam beberapa kantong plastik, polisi juga menyita sekitar 1.115 buah petasan. Petasan yang disita itu ukurannya bervariasi, mulai dari cengisan sampai yang berdiameter 15 cm. Petasan ukuran besar berdiameter 15 cm dan tinggi 20 cm ada dua buah, sedangkan yang berdiameter 5 cm dengan tinggi 10 cm jumlahnya belasan buah. Sisanya berupa mercon sreng dor dan petasan berdiameter 1 cm dengan panjang 5 cm serta mercon cengisan. Polisi juga menyita empat ikat sumbu petasan yang setiap sumbu panjangnya sekitar 40 cm. Kapolres Banyumas, AKBP Suherman, melalui Kapolsek Kemranjen, AKP Isfa Indarto, menjelaskan, sampai saat ini Jamro masih dicari. Ketika polisi merazia ke rumahnya, yang bersangkutan tak ada di rumah. Polisi hanya bertemu dengan istrinya, Tini (38). Polisi mendatangi ke rumah Jamro, karena saat merazia di pasar beberapa orang menyebut dia membuat dan menjual petasan. Laporan ditindakanjuti dengan penggeledahan. "Polisi menemukan bahan pembuat petasan serta petasan yang sudah jadi di belakang rumah. Beruntung, polisi tak datang terlambat. Sebab, ada rencananya obat itu akan dibuang ke kolam yang ada di belakang rumah," ujar Isfa. Polisi terkejut, karena petasan yang ditemukan tak hanya yang kecil-kecil. Petasan bumbung berdiameter 15 cm juga dibuat. "Petasan sebesar itu, kalau meledak, bisa menghancurkan rumah. Bahan petasan kalau terkena panas juga bisa menimbulkan ledakan dahsyat," jelas dia. Dia menambahkan, polisi masih terus mencari Jamro untuk mengetahui asal-usul obat petasan dan petasan yang dijualnya. Selain untuk membuat petasan, serbuk bahan pembuat petasan yang ada di rumah Jamro itu juga diperjualbelikan. "Dia memiliki warung yang menjual berbagai barang kebutuhan sehari-hari. Namun, menjelang Lebaran, rupanya dia juga menjual bahan petasan, membuat petasan, sekaligus menjual petasan," kata dia. (G23-42h) |