| Jumat, 20 Oktober 2006 | BANYUMAS |
Selama Lebaran di CilacapSatpol PP Amankan Objek WisataCILACAP - Lebaran kali ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) akan disiagakan di sejumlah lokasi yang selama ini selalu menjadi pusat keramaian massa, seperti Pantai Teluk Penyu, Benteng Pendem, dan objek wisata lainnya. "Kebijakan tugas seperti itu sudah kami umumkan kepada staf di sini. Intinya, selama Lebaran tidak ada cuti," kata Kepala Satpol PP Cilacap, Paulus Triyanto. Dia mengatakan, langkah itu diambil, mengingat keberadaan Satpol PP sangat dibutuhkan saat Lebaran. Apalagi, tidak ada satuan lain di Pemkab Cilacap yang diposisikan untuk melaksanakan tugas tersebut. Selain menjaga lokasi yang menjadi tempat keramaian massa, kata dia, tugas utama Satpol PP selama Lebaran adalah menjaga dan mengamankan perkantoran Pemkab. Saat libur panjang biasanya banyak orang jahat yang mencoba melakukan aksi kejahatan terhadap aset pemerintah. "Karena itu, semua aset pemerintah yang ada di tiap perkantoran harus dijaga semaksimal mungkin," tegasnya. Dalam menjaga lokasi wisata dan pusat keramaian, anggota Satpol akan melakukan kerja sama dengan personel keamanan dari institusi lain. Selain itu, saat shalat id, sejumlah personel juga akan ditempatkan di lokasi strategis untuk pengamanan. Mereka akan tetap disiagakan di pos penjagaan Pemkab. "Secara rutin, anggota akan menggelar patroli keliling di kantor-kantor milik Pemkab. Semua perkantoran yang ada akan sepi saat Lebaran tiba," imbuhnya. Dari data yang ada, sementara ini terjadi perubahan jadwal cuti bagi anggota Satpol PP. Kalau PNS umumnya libur Lebaran dan cuti bersama, maka anggota Satpol PP baru akan memperoleh cuti setelah para PNS masuk. Karena mereka akan dikonsentrasikan melakukan pengamanan Lebaran dan cuti bersama, maka Satpol PP tidak melakukan operasi rutin. "Walau saat ini masih ada pelanggaran perda oleh sejumlah pihak, seperti Perda PKL, namun kami belum akan menertibkannya," ujarnya. Selain tidak memungkinkan melakukannya, tidak ditertibkannya PKL untuk sementara waktu lebih karena alasan kemanusiaan. Saat liburan, banyak PKL yang mencoba mengais rejeki. Meski demikian, para PKL tetap diminta tidak menggunakan bahu jalan untuk berjualan. "Walau untuk sementara waktu kita tidak menertibkan, namun kami berharap para pedagang tetap mematuhi aturan yang ada," tandasnya. Dari data yang ada, selama Oktober, Satpol PP beberapa kali melakukan operasi. Selain karena terkait dengan Ramadan, operasi itu juga dilakukan karena ada indikasi meningkatnya pelanggaran sejumlah perda. Hasil dari operasi tersebut, seperti tertangkapnya sejumlah pelanggar Perda IMB, Perda Miras, dan Perda Prostitusi, dilanjutkan ke pengadilan, dengan pemberian sanksi kepada para pelanggarnya. (G21-55h) |