logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Oktober 2006 SALA
Line

Penembak Jitu Dikerahkan ke Perbatasan

SRAGEN - Polwil Surakarta mulai menempatkan personel penembak jitu dari Kompi Brimob, Grogol di beberapa titik yang rawan aksi bajing loncat, perampokan kendaraan, dan masuknya pelaku teror. Personel bersenjata lengkap itu akan ditempatkan di lima titik perbatasan jalur utama arus mudik baik jalur selatan maupun utara.

Lima lokasi itu adalah Pos Sambungmacan, Sragen yang berbatasan dengan Ngawi, Jatim; Pos Ampel, Boyolali yang berbatasan dengan Salatiga; Pos Prambanan, Klaten yang berbatasan dengan Yogyakarta, Pos Tawangmangu, Karanganyar yang berbatasan dengan Magetan; dan Pos Purwantoro, Wonogiri yang berbatasan dengan Pacitan.

'' Satu regu beranggotakan 12 orang untuk memperketat wilayah perbatasan di lima kabupaten yang jauh dengan permukiman,'' ujar Kapolwil Surakata Kombes Drs Yotje Mende, Rabu (18/10) pagi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) Pos Pengamanan Banaran, Sumberlawang, Sragen. Wilayah perbatasan selama ini disinyalir sebagai rawan masuknya perampok dan teroris yang diduga memanfaatkan momentum Lebaran karena kesibukan arus mudik dan balik. Tim akan diberi kewenangan selektif memeriksa dan menggeledah semua kendaraan jika ada indikasi mencurigakan.

Dia memaparkan, kendati tidak ada perintah langsung tembak di tempat, untuk kejahatan yang membahayakan seperti perampokan, hal itu bisa dilakukan. Kapolwil mengungkapkan, untuk Operasi Ketupat Candi 2006, Polwil menyiapkan 26 pos pengamanan di semua polres. Di setiap pos ditempatkan aparat gabungan Polri, TNI, dan elemen lain.

Dia juga berharap, petugas yang ditempatkan di beberapa jalur rawan kecelakaan untuk selalu siaga. Jalur rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai adalah jalur Ampel, Boyolali sebanyak tiga titik. ''Di jalur itu ada tiga penyempitan badan jalan dengan kondisi menikung sehingga kami tempatkan petugas.''

Diprediksikan, dalam dua hari ke depan arus mudik akan mencapai puncaknya dari timur dan barat. Untuk mengantisipasi kemacetan di jalur tengah yang melintas kota Solo, Polwil menyiapkan dua jalur alternatif. Yaitu jalur dari barat arah Semarang bisa melalui Ampel-Karangede-Gemolong-Jatim. Arus dari selatan bisa melintas di jalur Prambanan-Cawas-Sukoharjo-Wonogiri-Jatim atau Klaten-Delanggu-Pakis-Solobaru-Wonogiri. Di jalur alternatif itu juga disiagakan personel yang siap membantu pemudik sampai ke tujuan. (H34,nin-67j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA