logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Oktober 2006 PANTURA
Line

Mudik Naik Motor Lebih Hemat

SIANG nan terik, Jumadi (24), warga Gemolong, Kabupaten Sragen mengendarai motor dengan kecepatan 80 km/jam dari Jakarta menuju ke Sragen. Dia melaju menyusuri sepanjang jalur pantura. Sesekali, dia tancap gas mendahului truk tronton atau bus. "Perjalanan kami lancar," ucap Jumadi.

Dia berboncengan dengan istrinya, Susanti (22), dan anaknya, Widi (3). Seperti pemudik lain, dia yang sehari-hari berjualan di Pondok Gede, Jakarta itu membawa beberapa tas besar yang ditumpuk di bagian belakang motor.

"Saya mudik dari Jakarta pukul 01.00. Sampai di Suradadi pukul 10.30. Bagi saya yang terpenting keselamatan. Jadi tidak memburu waktu. Alon-alon waton slamet," tuturnya sembari mengusap keringat yang membasahi wajahnya.

Ajak Anak

Dia mengaku, mudik Lebaran bermotor sudah dia lakoni beberapa kali. Namun, dia baru kali pertama mengajak anaknya naik motor. Meski demikian, selama perjalanan buah hatinya tidak mengeluh. Bahkan, dia merasa senang. Untuk berjaga-jaga agar kesehatannya tetap terjaga, dia membawa obat-obatan, seperti minyak kayu putih. Selain itu, juga membawa minuman dan makanan ringan. "Umurnya sudah tiga tahun. Jadi saya rasa sudah kuat naik motor. Selama di perjalanan dia sehat."

Menurutnya, mudik Lebaran dengan bermotor lebih mengasyikkan dan biayanya sangat hemat. Betapa tidak? Jika naik bus Jakarta-Sragen harus mengeluarkan uang Rp 200.000/orang. Padahal, dia mudik bersama istrinya. Sementara itu, dengan mengendarai motor biaya yang dikeluarkan hanya Rp 200.000, yakni Rp 150.000 untuk beli bensin dan Rp 50.000 untuk makan.

Kendati demikian, agar mudik lebih aman dia mempunyai tips yang bisa ditiru para pemudik lain. Antara lain jika mata sudah terasa mengantuk, pinggang pegal, dan kaki kaku segera menepi untuk beristirahat, parkirkan motor dan lakukan peregangan selama 10 menit atau beristirahat hingga rasa kantuk sirna. Selain itu, agar lebih aman sebaiknya jangan mudik sendirian. (Aris Mulya-wan-61j)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA