| Kamis, 19 Oktober 2006 | OLAHRAGA |
Taufik Perpanjang Rekor MenangJAKARTA- Pebulu tangkis tunggal putra, Taufik Hidayat, memperpanjang rekor kemenangan atas pemain Hong Kong, Ng Wei, setelah kembali membukukan kemenangan pada putaran kedua China Terbuka, Rabu (18/10). Dalam pertandingan di Tianhe Sports Center Guangzhou, untuk keenam kalinya Taufik menundukkan Ng Wei 21-17, 21-16 sekaligus membukukan tempat di putaran ketiga. Pada lima pertemuan sebelumnya sejak Kejuaraan Asia 1988 hingga Kejuaraan Dunia 2006, Taufik selalu memenangi pertandingan melawan pebulu tangkis peringkat 16 dunia tersebut. Taufik menjadi satu-satunya tunggal Indonesia yang bertahan setelah Simon Santoso secara mengejutkan tersingkir pada putaran pertama, dikalahkan pemain bukan unggulan asal China, Lu Qi Cheng 21-14, 19-21, 18-21. Dari sektor ganda, pasangan Markis Kido/Hendra Seriawan juga meraih kemenangan untuk maju ke putaran kedua dengan mengalahkan Howard Bach/Khan Bob Malaythong dari Amerika Serikat 21-16, 21-15. Mereka akan menghadapi pasangan Singapura, Hendri Kurniawan Saputra/Hendra Wijaya, yang menang WO (walk-over) atas pasangan He Han Bin/Shen Ye dari China yang mundur. Pertemuan tersebut membuka peluang bagi Markis /Hendra untuk membalas kekalahan di Singapura Terbuka Juni lalu, saat mereka menyerah kepada ganda Singapura itu di putaran pertama. Ganda putra lainnya yang ambil bagian dalam turnamen berbintang enam tersebut adalah Luluk Hadiyanto /Alvent Yulianto, yang akan bertanding Kamis ini. Harus Berubah Ada masukan menarik untuk Taufik Hidayat dari Ketua Umum PBSI, Sutiyoso. Menurut Sutiyoso, jika pemain andalan Indonesia itu ingin kembali ke papan atas, dia harus berbenah diri. Perubahan harus dilakukan melalui pembenahan kemampuan fisik yang selama ini selalu menjadi masalah utama Taufik Hidayat. "Saya tahu persis titik lemah dia itu ada di fisik. Kenapa? Karena kalau main hingga tiga set tidak pernah menang. Dia harus segera sadar kelemahan itu," katanya. Dalam final Jepang Terbuka pekan lalu, Taufik menyerah dari andalan China, Lin Dan, dalam pertarungan tiga set 16-21, 21-16, 21-3. Skor pada set ketiga di mana Taufik tertinggal jauh menjadi perhatian pria yang juga menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta tersebut. "Taufik sebenarnya unggul teknik, namun kalau sudah terkait fisik, susah. Terbukti dari set penentuan dia tertinggal sedemikian jauh," tutur Sutiyoso. (ant,D3-40) |