logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Oktober 2006 OLAHRAGA
Line

Negosiasi Belum Berhasil

SOLO -Jalan berliku mengadang Persis Solo. Langkah maju yang dimulai kembali setelah dua pekan terhenti, belum juga mencapai hasil. Negosiasi yang dilakukan manajemen terhadap 10 dari 18 pemain yang direkomendasikan pelatih Suharno masih nihil.

"Belum ada kesepakatan mengenai nilai kontrak, mekanisme pembayaran dan hal lain dengan sepuluh pemain yang sudah kita tawar. Jadi belum ada yang deal," ungkap Sekretaris Manajemen Persis Abraham EWT dari Jakarta lewat kontak telepon, kemarin.

Dua hari berada di ibu kota bersama Ketua Umum FX Hadi Rudyatmo, negosiasi dilakukan dengan tiga agen pemain lokal dan satu agen pemain asing.

"Kita akan teruskan melalui telepon. Begitu mencapai kesepakatan, pemain bersangkutan langsung kita minta datang ke Solo," kata pria yang biasa dipanggil Bram itu.

Empat pemain lokal lain yang tidak bernaung pada agen, belum ditawar. Dua di antara mereka tidak bisa dikontak karena telepon selulernya tidak aktif.

Sedangkan dua lainnya adalah pemain eks tim Persis saat Divisi I, yakni kapten tim Agung Setyabudi dan kiper Wahyu Tri Nugroho. Sejak awal keduanya ingin bertahan, jika memang diperlukan.

Ketegasan

Selain Wahyu dan Agung, ada lima pemain eks tim lama yang rencananya dipanggil menghadap manajemen dan pengurus. Mereka akan diminta ketegasan sekali lagi, apakah memang benar-benar masih ingin bertahan atau tertarik untuk bergabung ke klub lain.

"Mudah-mudahan semua oke, termasuk para pemain lokal lain yang kita dekati. Harapan kita, sebelum Lebaran sudah ada kepastian," tambah Bram.

Seorang agen pemain asing juga sudah melakukan pembicaraan dengan manajemen tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut. Agen itu menaungi dua pemain yang dibidik sang pelatih Suharno.

Namun belum ada kesepakatan, mengingat Persis juga masih menunggu manual dari BLI menyangkut aturan penggunaan pemain asing.

FX Hadi Rudyatmo menilai langkah-langkah yang dilakukan manajemen sudah terarah.

"Saya tidak bisa mengakatan langkah itu terlambat. Sebab, kita memang perlu hati-hati dalam menjatuhkan pilihan dan mengambil keputusan. Tapi saya berharap, 30 Oktober nanti semua pemain yang dibutuhkan sudah bisa mengikuti latihan perdana di Sriwedari," kata pria yang biasa dipanggil Rudy tersebut.(D11-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA