logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Oktober 2006 OLAHRAGA
Line

Pengda PSSI Jateng Siap Menggelar Musdalub

SEMARANG -Pengda PSSI Jateng siap menggelar Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Acara itu dijadwalkan berlangsung akhir November atau awal Desember ini. Hal itu dikemukakan Ketua Umum Pengda Drs H Sumaryoto kepada wartawan di Gedung Pers Jateng Jl Trilomba Juang Semarang, kemarin.

"Untuk memilih ketua baru memang harus melalui mekanisme Musdalub. Jadi kami akan menggelar akhir November atau awal Desember nanti," katanya.

Sumaryoto terpilih kembali sebagai ketua umum Pengda pada Musda 2005 untuk periode 2005-2009. Namun dalam Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) Januari 2006 lalu, ia menyatakan mengundurkan diri dengan alasan kesibukan yang meningkat sebagai wakil ketua Komisi V DPR RI.

"Agar organisasi berjalan lebih baik, maka saya mengundurkan diri. Saya memberi kesempatan tiga bulan ke depan untuk munculnya tokoh-tokoh baru," katanya ketika memberi sambutan dalam Mukerda itu.

Namun hingga masa tiga bulan, bahkan kini masuk 10 bulan, belum ada satu pun tokoh sepak bola Jateng yang menyatakan bersedia menjadi ketua Pengda.

Sadar akan beban dan tanggung jawab PSSI Jateng yang harus mempersiapkan tim untuk Pra-PON XVII, tokoh sepak bola asal Wonogiri itu segera memutuskan untuk menggelar Musdalub.

"Pada 2007 nanti kan sudah berlangsung babak kualifikasi PON. Jadi Pengda pun harus segera dipimpin oleh tokoh yang benar-benar menjalankan roda organisasi. Kalau saya terus mempertahankan kondisi seperti saat ini, jelas akan berakibat tidak baik," paparnya.

Wewenang

Meskipun sudah menyatakan mundur, dia masih tetap menjalankan kewajiban. Salah satunya adalah mempersiapkan tim untuk Pra-PON. Dia menunjuk Edi Prayitno sebagi pemandu bakat untuk menyiapkan pemain.

"Saya belum berani menunjuk manajer dan pelatih karena hal itu akan menjadi wewenang ketua Pengda yang baru. Sedangkan soal pemain, kan masih bisa diteruskan oleh ketua baru," tandasnya.

Tokoh Politik

Mengenai siapa tokoh yang layak menjadi ketua Pengda, Sumaryoto tidak bisa menunjuk.

Namun dia memiliki pandangan bahwa tokoh-tokoh seperti Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip, Bupati Kudus Ir HM Tamzil, pengusaha Simon Legiman, Bupati Batang Bambang Bintoro dan Bupati Sragen Untung Wiyono layak untuk dicalonkan.

Mengenai adanya beberapa tokoh politik yang berminat memimpin sepak bola Jateng seperti Ketua DPD Golkar Jateng Bambang Sadono, Ketua Komisi E DPRD Jateng Iqbal Wibisono dan Ketua DPW PKB versi Muktamar Semarang Abdul Kadir Karding, Sumaryoto menyatakan welcome. Sebab tokoh-tokoh politik itu juga memiliki jaringan kuat.

"Cuma saya harapkan jangan sampai sepak bola dijadikan kendaraan politik. Sepak bola itu universal, sehingga tidak boleh dicampuradukkan dengan politik," katanya. (A4-22)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA