logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Oktober 2006 MURIA
Line

''Tubuh Saya seperti Diterbangkan....''

''SAYA baru saja tidur, ketika bus keluar dari Terminal Rembang. Tahu-tahu, saya sudah tergeletak di jalan raya di luar bus. Saya lihat sekeliling hanya ada orang mengerang dan terkapar. Saya sempat berpikir, apa saya bermimpi?'' tutur Hadi Supriyanto (50), salah satu korban tabrakan bus Restu N-6121-EU dengan truk trailer berisi semen di Desa Punjulharjo, Kecamatan Kota Rembang, Selasa (17/10) malam lalu.

Jika tidak tersentuh semua yang ada di sekelilingnya, selang infus, transfusi darah, dan perih luka-luka di sekujur tubuhnya, dia merasa saat itu masih dalam mimpi.

''Saya bertiga (ditambah dua korban lainnya, Maksum dan Saroni-Red) sebenarnya ingin segera pulang ke Jember untuk bertemu dengan keluarga sebelum Lebaran. Kami ingin membelikan anak-anak keperluan untuk Lebaran. Tapi kok malah di sini,'' ujarnya yang mengaku sopir truk Sariboga Semarang ini.

Perasaan seperti dalam mimpi juga dialami Bambang, petugas Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Rembang.

Dia yang mengaku usai mengikuti patroli Satpol PP itu naik bus dari Terminal Rembang, dengan posisi berdiri .

Dia naik bersama dengan satu penumpang lainnya.

''Saya pilih berdiri di belakang, sementara penumpang itu memilih berdiri di depan,'' jelas dia.

Merangkak

Bus, katanya berada dalam kecepatan cukup tinggi.

''Ketika menghantam truk, saya masih sempat melihat. Namun tiba-tiba saja tubuh saya seperti diterbangkan dan jatuh tepat di dekat supir. Saya kemudian merangkak lewati reruntuhan kaca dan keluar dari bus. Saat merangkak dalam pikiran saya, justru penumpang yang bareng saya naik dari depan bus tadi ke mana,'' tutur dia yang mendapatkan masing-masing 18 jahitan di pipi dan tangan.

Sementara itu, Harifin mengungkapkan, sebagian korban kecelakaan itu adalah nelayan dari Kragan. Dia bersama 20 rekannya pulang dari Pekalongan, setelah melelang ikan di sana.

''Sampai sekarang, saya belum tahu lengkap siapa saja teman seperjalanan di kapal yang ikut menjadi korban kecelakaan,'' tutur dia.

Dia juga mengatakan, sebagian besar penumpang bus Restu N-6121-EU yang kecelakaan dan menabrak truk trailer di Desa Punjulharjo, Kecamatan Kota Rembang Selasa (17/5) merupakan operan dari bus Sumber Kencono.

''Operannya baru saja di Taman Rekreasi Pantai Kartini (TRPK) Rembang. Namun belum ada 15 menit, semua penumpang sudah berjumpalitan,'' tandasnya.(Mulyanto Ari W-17m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA