logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 19 Oktober 2006 EKONOMI
Line

sekilas ekonomi

Indosat Tambah 5 Mobile BTS

SOLO-Menghadapi Lebaran, PT Indosat mengoperasikan lima Mobile BTS. Kelima BTS tambahan itu dimaksudkan untuk memperkuat sinyal di sejumlah tempat yang belum tercover secara maksimal. "Ini semua dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan yang mudik ke daerah asal," ujar Asep Suhendi, Head of Central Java and Yogya Region.

Kelima Mobile BTS ditempatkan di jalur Pantura dan jalur Selatan, yakni Tegal, Pati, Yogya, Solo dan Sragen. Pelanggan Indosat nantinya diharapkan tidak kesulitan menggunakan ponselnya. Bahkan, pihaknya menambah kapasitas SMS hingga tiga kali lipat dibanding biasanya. Didukung 2.000 lebih BTS yang ada, pelayanan diharapkan bisa optimal.

Ditemui di sela-sela acara Safari Mudik di Hotel Lor Inn, Selasa (17/10) malam, Asep mengaku, kegiatan itu bukan semata untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna kartu Mentari, Matrix dan IM3. Namun juga kepedulian sosial, peduli lingkungan serta peduli bagi tim cabang. Pihaknya memberikan sekadar bantuan bagi polisi yang bertugas di posko Lebaran, penjaga palang kereta api maupun panti asuhan anak yatim. Melalui program mudik Indosat 2006, juga disediakan sejumlah posko mudik di seluruh Indonesia. Setiap posko disediakan fasilitas, seperti pembelian kartu perdana dan voucher isi ulang, serta berbagai fasilitas pendukung lain. (G10-33)

Pangandaran Tarik 500.000 Wisnu

BANDUNG-Lebaran 2006 akan dijadikan momentum agar objek wisata Pantai Pangandaran, Kabupaten Ciamis bergairah kembali, setelah porak poranda dihantam gelombang tsunami, Juli lalu. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata berharap Pangandaran dapat menyerap sekitar 500.000 pengunjung, terutama kedatangan wisatawan nusantara.

Sebelumnya, mereka menargetkan total pengunjung 3 juta orang tahun ini. Sebelum dihantam tsunami, jumlah wisnu yang berkunjung baru mencapai 300.000 orang. Menurut Kadisbudpar Jabar, I Budhiana Selasa di Bandung, saat ini Pangandaran sudah siap menerima kedatangan pengunjung, terutama wisatawan lokal. Baik dari sisi akomodasi, ketersediaan logistik, sampai fasilitas penunjang lain semuanya sudah normal. "Memang untuk Lebaran kali ini, tidak ada event atau atraksi pemikat. Kami hanya memberikan kesempatan kepada yang mempunyai kreasi dan inovasi untuk dapat memanfaatkan momentum ini," tandasnya.

Pihaknya kini tengah fokus mengurangi beban psikologis pelaku wisata di pantai selatan itu. Adanya kunjungan selama Lebaran diharapkan dapat mempercepat upaya pemulihan Pangandaran. Pasalnya, pihaknya berencana tak hanya menggunakan moment hari raya sebagai awal yang baik, tapi juga saat tahun baru 2007. Pihaknya kemungkinan akan mengemasnya secara khusus. "kita sudah mengalokasikan dananya," tandasnya. (dwi-33)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA