| Kamis, 19 Oktober 2006 | EKONOMI |
Lonjakan Defisit Pangkas KemiskinanJAKARTA-Melonjaknya defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2007 menjadi 1,1 persen dari rencana 0,9 persen, dimaksudkan untuk mempeluas penciptaan lapangan kerja dan membantu penanggulanan kemiskinan. Peningkatan defisit ini juga akan dijadikan momentum pertumbuhan melalui peningkatan kualitas program. Demikian ditegaskan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat membacakan pendapat akhir pemerintah terhadap RUU mengenai APBN 2007 pada Rapat Paripurna DPR di Jakarta, baru-baru ini. Naiknya ketekoran anggaran hingga 0,2 persen, menurut dia, cermin dari tingkat urgensi dan besarnya tekad pemerintah untuk menjaga pertumbuhan. Bila dibandingkan defisit anggaran dalam APBN Perubahan 2006 sebesar 1,3 persen, maka sasaran defisit anggaran dalam APBN 2007 berarti mengalami penurunan 0,2 persen. Ini mencerminkan konsistensi pemerintah untuk tetap menjaga langkah konsolidasi fiskal guna menyehatkan APBN dan memantapkan upaya mempertahankan kesinambungan fiskal. (bn-33) |