logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Oktober 2006 PANTURA
Line

Deptan Borong 12 Ton Bawang Merah

  • Untuk Parcel Karyawan

BREBES - Turunnya harga bawang di Brebes, mendapat respons positif Departemen Pertanian (Deptan). Senin (16/10) kemarin, lembaga pemerintah pusat tersebut membeli hasil panen petani sebanyak 12 ton atau dua truk diesel.

Pembelian langsung dilakukan Direktur Pemasaran Domestik Deptan Dr Ir Moehaimin Sovan MA ke sejumlah kelompok tani.

Menurut Moehaimin, pembelian 12 ton bawang itu akan digunakan untuk parcel Lebaran bagi seluruh karyawan di jajaran Deptan.

Upaya tersebut sebenarnya sebagai bentuk kepedulian Deptan terhadap kondisi petani bawang di Brebes.

Sebab, hingga saat ini harga produk itu terus merosot, apalagi sekarang menjelang Lebaran. Dengan kondisi tersebut para petani jelas akan kesulitan memenuhi kebutuhannya. Karena itu, dengan pembelian bawang tersebut diharapkan dapat membantu mereka, sekaligus sebagai pemancing terhadap lembaga lain.

Dia mengatakan, bawang yang dibeli nantinya akan diberikan kepada sekitar 6.000 karyawan. Berarti, setiap orang akan menerima antara tiga dan empat kilogram.

"Namun, yang terpenting adalah harga pembelian sangat layak, yakni Rp 3.000/kg," ujarnya.

Dana Talangan

Terkait penanganan anjloknya bawang, Moehaimin menjelaskan, berbagai upaya sedang dilakukan lembaganya. Termasuk dengan mengalokasikan dana talangan bagi pembelian bawang petani saat harga jatuh.

Alokasi dana tersebut saat ini masih dalam pembahasan dan menurut rencana diajukan dalam APBN 2007. "Dana talangan yang dialokasikan ini, baru sebatas penanganan jangka pendek. Ke depan, kami akan menetapkan instrumen kebijakan yang lebih mantap, agar pemberdayaan asosiasi dan kelompok tani bisa tercipta. Selain itu, juga akan diatur terhadap masuknya bawang impor," papar dia.

Menurut dia, untuk masalah pengaturan bawang impor, nantinya hanya dibatasi dalam bentuk bibit dan bukan konsumsi. Pengaturan jadwal kedatangan bawang impor juga akan diperketat dan harus disesuaikan dengan kebutuhan bibit petani. "Yang jelas, setelah kegiatan pembelian bawang ini kami tidak akan tinggal diam. Sebab, ada tindak lanjut untuk memobilisasi bawang Brebes ke tempat lain. Dengan demikian, stok yang melimpah bisa terkurangi," tuturnya. (bs-54v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA