| Selasa, 17 Oktober 2006 | NASIONAL |
FPAN Inginkan Solusi Pangan secara RasionalJAKARTA - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPR Zulkifli Hasan menegaskan, fraksinya tidak dalam posisi setuju atau tidak setuju terhadap pengajuan hak interpelasi soal impor beras yang diajukan FPDI-P. FPAN lebih menginginkan solusi terhadap kebijakan pangan itu secara rasional. ''Kita tidak berada dalam posisi setuju interpelasi atau tidak setuju interpelasi. Nanti rakyat kita akan tambah marah jika kita kalah lagi,'' kata Zulkifli di ruang FPAN DPR, Senin (16/10). Kendati demikian, Zulkifli mengatakan, FPAN akan mengadakan rapat fraksi, Selasa ini. ''Keputusan diambil setelah melalui rapat tersebut, dan itu kita ambil setelah melalui pertimbangan rasional.'' Dia juga mengatakan, keputusan fraksinya akan dibicarakan secara terbuka di depan seluruh anggota fraksi. ''Boleh saja berbeda pendapat, namun keputusan fraksi harus dilaksanakan seluruh anggota fraksi.'' Zulkifli yang didampingi Sekretaris FPAN Mohammad Yasin Kara dan Rizal Djalil meminta pemerintah jujur dalam menerapkan kebijakan swasembada beras yang ditargetkan 2008, swasembada gula tahun 2007, dan bukan selalu bergantung pada impor beras. Menurutnya, banyak hal menarik dari soal pertanian, karena ada perbedaan jumlah antarinstansi pemerintah. Apalagi ada analisis bahwa tahun depan akan ada jutaan ton beras impor menyusul kemarau panjang, kerusakan saluran irigasi, dan berkurangnya lahan tanaman pangan. (H28-49n) |