logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

LINTAS DAERAH

Temu Kangen Alumni SMPN 3

KEBUMEN - SMP Negeri 3 Kebumen bakal mengadakan acara Temu Kangen dan Silaturahmi Alumni Tahun 1963 sampai 1983. Acara tersebut akan digelar Sabtu, 28 Oktober 2006 di SMPN 3, Jl Letjen S Parman Nomor 3 Kebumen. Menurut Drs Bambang Widadi, Wakil Kepala SMPN 3, temu kangen rencananya dihadiri Dirjen RLPS Departemen Kehutanan Ir Darori MM, alumni tahun 1969. Undangan dan informasi lebih lanjut bisa menghubungi SMPN 3 (0287-381140 (jam kerja). Kontak person bisa menghubungi R Ageng Isnaeni Sulistyo Handoko SIP (081642888274), Bambang Widadi (081328796662), Umiyati SPd (081802845750). (B3-24)

Warung Rakyat PKS

KEBUMEN - Di trotoar Alun-alun Kebumen, tepatnya di depan Masjid Agung Kauman, setiap sore selama Ramadan bisa dijumpai warung PKL yang menjajakan makanan buka puasa. Bedanya, warung lapak-lapak ini dilayani beberapa kaum muslimah aktivis DPD PKS Kebumen. Warung rakyat itu dibuka Ketua DPD PKS Ustad Fatah Banani sejak awal Ramadan, berlangsung setiap sore jam 16.00-17.30. Warung itu diadakan tiap Ramadan dan telah berjalan selama tiga tahun sebagai rangkaian kegiatan pawai tarhib, bakti sosial dan pengobatan gratis, buka puasa bersama tokoh, pesantren anak, dan iktikaf.(B3-24)

SK Pensiun Bisa Dicabut

PURWOREJO - Lembaga Pengabdian Hukum (LPH) Yaphi Purworejo menemui Bupati H Kelik Sumrahadi untuk menanyakan terbitnya SK pensiun dini atas seorang guru agama salah satu SD negeri di wilayah Pituruh, Nur (52). Sebab orang tersebut masih menjalani proses hukum atas tuduhan melakukan perbuatan cabul terhadap lima muridnya. Hasil pertemuan tersebut, Bupati menyatakan SK-nya memungkinkan untuk dicabut. Tetapi harus menunggu hasil keputusan sidang Pengadilan Negeri (PN). Sebab dirasa perlu menjunjung asas praduga tak bersalah. (yon-24)

FPG Prihatin Utang Pemkab

PURWOREJO - Fraksi Partai Golkar (FPG) merasa prihatin atas adanya utang Pemkab kepada PT PLN sebesar Rp 2,9 miliar. Hal itu bisa terjadi lantaran banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) liar.

Melalui juru bicara fraksi, Patnani, FPG menekankan agar dilakukan pendataan dan penertiban secara sungguh-sungguh, sehingga selain dapat menertibkan penggunaan listrik secara umum, juga diharapkan ada kontribusi riil dari pajak penerangan jalan umum kepada pendapatan asli daerah. Penekanan itu disampaikan dalam rapat DPRD, belum lama ini. (yon-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA