logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

Ngabuburit sambil Nonton Live Music RSPD

SINAR matahari petang yang temaram, menimbulkan nuansa tersendiri. Ratusan pengendara sepeda motor pun memarkir kendaraannya di seputar Jalan Merdeka atau Alun-alun utara Wonosobo, Selasa (10/10) lalu. Mereka berbaur dengan para pejalan kaki yang berdiri atau duduk-duduk di tepi trotoar, di sekitar paseban timur alun-alun.

Selepas waktu asar, massa yang sebagian besar kawula muda berduyun-duyun ke pojok alun-alun yang dinaungi kerindangan pohon beringin. Mereka sengaja datang ke tempat tersebut untuk menyaksikan hiburan live music, yang diselenggarakan Pesona FM Radio Siaran Pemerintah Daerah (RSPD) Wonosobo.

Pada Ramadan ini, hiburan musik yang dipancarkan lewat Pesona FM secara gratis, pukul 16.00-17.30, merupakan kenikmatan tersendiri.

Dengan demikian, menunggu waktu berbuka puasa atau ngabuburit seakan tidak terasa. Terlebih suasana sore-petang yang cukup bersahabat. Semilir angin yang sejuk membuat mereka betah berlama-lama di tempat tersebut.

Bagyo yang sore lewat di kawasan alun-alun, menyatakan tertarik dengan pentas musik yang diselenggarakan di panggung halaman RSPD. Dia pun langsung bergabung dengan kelompok massa yang sudah terlebih dulu berada di tempat itu.

Demikian juga dengan Harno, dia yang tinggal di kawasan tersebut sengaja datang bersama anak balitanya, untuk menyaksikan hiburan gratis tersebut. Saat sang istri menyiapkan masakan untuk berbuka puasa, dia pun berniat ngabuburit sambil menonton siaran langsung pergelaran musik.

Penggagas acara live music Pesona FM, Alfun Haka mengatakan, program siaran tersebut dilaksanakan satu bulan sekali. Siaran langsung tersebut dijadwalkan tiap Selasa sore, pukul 16.00-17.00. Tetapi khusus Ramadan, pukul 16.00-17.30. Di sela-sela itu ditampilkan taushiyah oleh Kiai Abdul Mutolib.

Alfun menyebutkan, sampai saat ini acara live music sudah berjalan empat bulan. Melalui program siaran langsung musik tersebut diharapkan bisa menjadi ajang berkreativitas bagi generasi muda Wonosobo, khususnya melalui seni musik.

Karyawan Bagian Protokol Pemkab itu menilai potensi dan bakat seni bermusik para remaja, pemuda ataupun pelajar di daerah pegunungan tersebut perlu disalurkan. Dengan tampil dan mengisi program siaran langsung di Pesona FM, bakat mereka diharapkan semakin berkembang. Saat ini, di wilayah tersebut tercatat 20-an studio musik yang tersebar di Kecamatan Kertek, Kalikajar, Selomerto, Watumalang, dan Kota Wonosobo.

Untuk memfasilitasi siaran langsung musik, Pesona FM menyediakan peralatan band beserta sound system. Bagi grup band yang tidak punya peralatan pun bisa tampil pada acara tersebut secara cuma-cuma.

Sementara, kelompok musik yang unjuk kemampuan pada Selasa lalu, terdiri atas The Real Band dengan personel si kembar Fafa-Galih dan kawan-kawan yang sebagian besar adalah pelajar SLTA. The Real Band menampilkan lagu-lagu hit kelompok musik masa kini. Mereka pun menyiapkan sejumlah request lagu untuk berkomunikasi dengan pendengar Pesona FM.

Grup musik yang juga mengisi siaran langsung tersebut adalah Belok Kiri Jalan Terus Band. Kelompok musik yang menampilkan parodi dengan vokalis Rofiq, cukup memikat karena kekocakannya.

Kepala RSPD Wonosobo, Suastadi secara terpisah mengatakan, tanggapan kawula muda terhadap penyelenggaraan siaran langsung musik tersebut cukup positif. Acara itu bisa dimanfaatkan untuk ajang latihan ataupun mempromosikan kelompoknya, lewat siaran langsung radio.

Meski demikian, dia menilai masih ada sebagian grup band yang belum disiplin terhadap waktu. Padahal, acara di radio sudah diprogram sedemikian rupa dan memerlukan kedisiplinan agar tepat waktu. (Sudarman-39s)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA