logo SUARA MERDEKA
Line
Selasa, 17 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

Sisa Anggaran Rekonstruksi Tidak Dikembalikan ke APBN

BANTUL -Bupati Bantul, Drs HM Idham Samawi tidak mau berspekulasi menyangkut bantuan rekonstruksi bagi korban bencana gempa dengan kategori rumah rusak ringan, karena belum tahu jumlahnya sebab saat ini baru dilakukan verifikasi.

''Berdasarkan data yang ada kemarin, untuk rumah roboh dan rusak berat itu jumlahnya 143 ribu. Sedangkan rumah yang rusak sedang dan ringan berjumlah sekitar 70 ribu,'' katanya menjawab pertanyaan wartawan di Bantul, Senin (16/10).

Dari hasil verifikasi tersebut, lanjut bupati, berkurangnya cukup banyak, sehingg ada sisa anggaran dan ia selaku bupati sudah minta kepada Pemerintah Pusat agar sisa anggaran itu tidak dikembalikan ke APBN, tetapi akan ia minta untuk dibagikan kepada masyarakat yang rumahnya rusak ringan.

''Akan kami usahakan untuk yang rumahnya rusak ringan,''.

Apabila permintaan terhadap sisa dana kompensasi dari APBN sebesar Rp 20 miliar yang berasal dari pengurangan anggaran rumah roboh dan rusak berat ditolak, hendaknya jangan diambilkan dari APBD karena akan memberatkan APBD.

Sebab, kata Idham Samawi, APBD fungsinya untuk penyelenggaraan pemerintah daerah, apakah untuk kegiatan pemerintahan, pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat.

Meski demikian, Idham memberi jaminan, kalau pun dana APBN ditolak, tetap akan dibebankan pada APBD dengan mengurangi anggaran sektor lain. Namun demikian, anggaran 2007 di sektor pendidikan yang pasti tidak berkurang.

Bahkan, untuk pendidikan dan sektor kesehatan pihaknya telah berkoordinasi dengan DPRD untuk ditambah.

Sementara Ditangguhkan

Sedangkan untuk proyek-proyek besar memang untuk sementara ditangguhkan, karena anggaran sekarang ini sedang difokuskan untuk penyelesaian rekonstruksi sehingga pembangunan stadion pada tahun anggaran 2007 tidak dianggarkan semuanya, dana difokuskan untuk perbaikan pascagempa.

''Jadi lewat media inilah informasi yang sebenarnya bisa disampaikan, dan jangan sampai informasi yang diberikan media malah memperkeruh keadaan.

Tolong rakyat saya diberi pemahaman, tidak usah risau kalau tanpa pendamping. Jadi cukup dengan KMK saja,'' tambah Idham Samawi.

Menurut Bupati Bantul, sampai saat ini yang telah mencairkan dana rekonstruksi tahap pertama berjumlah 1.000 lebih sedikit dari sekitar 7.000. Tetapi kalau Pokmasnya sekitar 7.000, masalahnya dia harus menyiapkan RAB, menyiapkan KMK dan macam-macam serta adanya keraguan kalau tidak ada tenaga penamping.(sgt-39)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA