| Selasa, 17 Oktober 2006 | BANYUMAS |
Lebaran, Polres Kerahkan 900 PersonelCILACAP - Untuk mengamankan arus mudik dan balik serta keamanan wilayah Cilacap menjelang dan sesudah Lebaran, Polres Cilacap mengerahkan 900 personel. Jumlah tersebut merupakan gabungan dari 600 personel Polres Cilacap dan satuan lain, seperti dari Satpol PP, Kesbanglinmas, satuan pengamanan dari perusahaan, dan satuan lainnya yang terlibat operasi Ketupat Candi 2006. ''Semua kita kerahkan untuk mengamankan arus mudik dan balik yang melalui wilayah Cilacap,'' tegas Kapolres Cilacap, AKBP Erwin Triwanto, usai gelar pasukan pengamanan di alun-alun Cilacap, kemarin. Kapolres mengatakan, Cilacap wilayah yang harus diwaspadai rawan kecelakaan dan kemacetan, seperti Jl Raya Pahonjean Km 85, Jl Raya Wringinharjo Km 55, dan Jl Raya Kesugihan Km 10. Tiga titik itu merupakan ruas yang sangat rawan kecelakaan lalu lintas. ''Sementara itu, titik yang rawan pasar tumpah dan kemacetan selama arus mudik dan arus balik adalah Jl Diponegoro Majenang, Jl Raya Cipari antara Wanareja dan Majenang, dan Jl A Yani Kroya,'' katanya. Kapolres mengatakan, 7 pos utama dalam pengamanan arus mudik dan balik didirikan. Setiap pos akan disiagakan mobil ambulans. Khusus untuk pengamanan terhadap bajing loncat, Polres telah mempersiapkan tim khusus. Mereka diperintahkan untuk bertindak tegas, jika ditemukan pelaku bajing loncat di wilayah Cilacap. ''Saat ini konsentrasi pengamanan bajing loncat kami pusatkan di Cilacap barat, karena di sana banyak jalanan sepi dan berpotensi mengundang aksi bajing loncat,'' tambahnya. Semua pasukan pengaman yang ada di bawah hukum Polres Cilacap mulai aktif bertugas sejak Senin. (G21-55h) |