| Jumat, 13 Oktober 2006 | OLAHRAGA |
Bonus Rumah untuk Peraih Emas
SEMARANG - Mulai tahun anggaran 2007, Kantor Menpora akan mengalokasikan dana untuk membangun 200 unit rumah sebagai bonus bagi atlet peraih medali emas pada Asian Games Qatar, Desember 2006, dan SEA Games Thailand 2007. Janji itu disampaikan oleh Asisten Deputi Akreditasi Penghargaan Promosi dan Kelembagaan Kantor Menpora Dr RPM Yunuzul Khairi MS yang mewakili Menpora Adhyaksa Dault, seusai memberikan beasiswa kepada 39 pelajar dan lima mahasiswa Jateng, di aula Dinas P dan K Jateng, kemarin. ''Kelak, setelah tidak berprestasi, mereka akan kami pekerjakan sebagai karyawan di perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dengan apa yang telah diperjuangkan oleh Kantor Menpora ini, kelak olahraga tidak lagi dipandang sebagai hal yang kurang menguntungkan,'' jelasnya. Pembangunan 200 unit rumah tersebut, kata dia, akan disesuaikan dengan bobot prestasi yang diperlihatkan para atlet. Dari prestasi tingkat ASEAN, Asia, dan prestasi tingkat dunia sehingga jenis pembangunan rumah yang akan diberikan, antara satu dan yang lainnya tidaklah sama. ''Kalau mereka berprestasi di tingkat Asia, tentu rumah yang bakal mereka terima lebih bagus dari atlet yang hanya berprestasi di tingkat ASEAN. Demikian pula peraih medali emas di Olimpiade, rumahnya akan lebih bagus lagi,'' tandasnya. Lokasi pembangunannya, jelas dia, tidak berpusat di satu tempat, tetapi akan disesuaikan dengan tempat asal atlet. ''Kalau atlet itu berasal dari Semarang, rumah itu akan kami bangun di Semarang. Pelaksanaannya, Kantor Menpora akan berkerja sama dengan KONI dan pengembang setempat. Mengenai tipe rumah dan luas bangunan, masih akan kami bicarakan.'' Terbanyak Sementara itu, Kepala Dinas P dan K Jateng Widadi SH dalam kata sambutannya mengaku bangga. Sebab, jumlah beasiswa yang diterima Jateng itu terbanyak sehingga menunjukkan pembinaan olahraga pelajar di provinsi ini paling menonjol di Tanah Air. Jawa Timur, provinsi juara II PON XVI Palembang, hanya 15 orang yang mendapat beasiswa, sedangkan DIY hanya delapan orang. ''Jawa Tengah patut berbangga karena ada 44 orang penerima beasiswa. Itu jumlah terbanyak. Dari sekian atlet, ada tiga atlet yang kini sedang mengikuti Pelatnas SEA Games,'' jelas Widadi. Dalam daftar beasiswa, terdapat delapan pelajar SD, 16 pelajar SLTP,
15 Pelajar SLTA, dan lima mahasiswa. Setiap atlet menerima beasiswa Rp
150.000, Rp 200.000, Rp 250.000, dan Rp 500.000 per bulan. Beasiswa selama
satu tahun, terhitung sejak Januari 2006, kemarin diserahkan oleh Yunuzul
dan Widadi, didampingi oleh Kasubdin PLS/Ora Dinas P dan K jateng Drs Sudjioto
MPd. (C16-28n)
|