| Jumat, 13 Oktober 2006 | OLAHRAGA |
Donadoni Optimistis Italia LolosMILAN- Pelatih Italia, Roberto Donadoni, optimistis tim asuhannya memiliki segalanya untuk lolos dari babak kualifikasi Euro 2008. Keyakinan kuatnya terbangun setelah kemenangan dua kali berturut-turut mendongkrak posisi juara dunia itu di Grup B. Setelah menang 2-0 akhir pekan lalu di Roma atas Ukraina, dan menang 3-1 atas Georgia di Tbilisi kemarin, Italia kini berada di urutan ketiga grup. Mereka hanya terpaut dua angka dari pimpinan grup Skotlandia dan Prancis. Dua posisi teratas grup secara otomatis masuk putaran final. "Kami telah mendapatkan semua kartu di tangan," kata Donadoni. "Semangat yang saya lihat dari tim hampir sama dengan semangat yang kami punyai saat Piala Dunia. Kami memerlukan kemenangan-kemenangan ini dalam upaya memperbaiki posisi. Ini juga untuk sedikit menenangkan kami," tambah pelatih yang menggantikan Marcello Lippi. Lippi membawa tim Italia menjadi juara Piala Dunia lalu di Jerman. Di awal asuhan Donadoni, Italia terseok-seok. Mereka kalah dari Kroasia dalam pertandingan persahabatan. Setelah itu, Luca Toni dkk ditahan Lithuania di kandang sendiri, serta kalah dari Prancis di Paris dalam dua pertandingan kualifikasi pertama Euro 2008. Italia terbantu oleh hasil pertandingan grup yang menarik, yakni Skotlandia mengalahkan Prancis, tetapi kemudian Skotlandia kalah dari Ukraina. Kemarin, Prancis bangkit dari kekalahan dengan mengalahkan Kep Faroe. "Grup ini merupakan grup yang benar-benar seimbang dan saya kira sekarang ini menguntungkan kami," kata Donadoni. Juara dunia itu harus berjuang menembus barisan pertahanan Georgia hingga Jaba Kankava dikeluarkan dari lapangan pertandingan 15 menit setelah babak kedua dimulai, karena mendapat kartu kuning kedua saat kedudukan 1-1. Gelandang Mauro Camoranesi membuat tim tamu unggul hanya satu menit setelah pemberian kartu merah tersebut, memanfaatkan umpan silang Antonio Di Natale. Simone Perrotta menambah kemenangan dengan gol ketiganya. Italia unggul terlebih dahulu melalui tembakan keras jarak jauh Daniele De Rossi, sebelum Giorgi Shashiashvili menyamakan kedudukan. (rtr,F3-40) |