logo SUARA MERDEKA
Line
Jumat, 13 Oktober 2006 KEDU & DIY
Line

Kurikulum Sekarang Bersifat Dinamis

WONOSOBO - Dekan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Sains Alquran (Unsiq) Jateng, Drs Arifin Sidiq MPd mengatakan, kurikulum yang ada sekarang ini bersifat dinamis. Artinya, senantiasa dapat berubah dan disempurnakan, sesuai dengan perubahan dan perkembangan.

Hal itu disampaikan Arifin ketika membuka sarasehan pendidikan di kampus Unsiq Kalibeber, beberapa hari lalu. Sarasehan yang diikuti dosen dan lembaga kemahasiswaan itu membahas kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) tahun 2006. Sebagai pembicara sarasehan adalah Kepala SMA 1 Wonosobo Drs Agus Haryanto MM, Endang Widowati SPd (guru) dan Ahmad Hafidz SAg (Dewan Pendidikan).

Agus Haryanto menilai, prinsip pengembangan KTSP antara lain terfokus pada potensi, perkembangan, kebutuhan ataupun kepentingan peserta didik serta lingkungan. Selain itu pada keragaman dan terpadu.

KTSP harus tanggap terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, relevan dengan kebutuhan kehidupan masyarakat; menyeluruh dan berkesinambungan, serta menyeimbangkan antara kepentingan nasional dan daerah.

Sementara itu, Endang menyoroti muatan KTSP, yang mencakup mata pelajaran; muatan lokal; kegiatan pengembangan diri; pengaturan beban belajar; kenaikan kelas, penjurusan dan kelulusan; pendidikan kecakapan hidup; pendidikan berbasis lokal dan global.

Ahmad Hafidz menjelaskan tentang peran dan tanggungjawab Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dalam pelaksanaan KTSP. Dalam kaitan ini, Komite Sekolah diharap mampu berperan dalam pelaksanaan KTSP di satuan pendidikan.

Dia merasa prihatin, SDM Komite Sekolah, khususnya di sebagian SD/MI saat ini masih kurang. Bahkan akses informasi tentang KTSP pun masih tertinggal. Hal itu bisa merupakan hambatan tersendiri. (P55-24)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA