logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 12 Oktober 2006 NASIONAL
Line

Menyusuri Jalur Mudik 2006 (2)

Hati-hati, Jalan Alternatif Rawan Kriminal

PERASAAN senang dan berharap bisa segera sampai di rumah, selalu menjadi keinginan para pemudik, baik yang menggunakan sepeda motor, mobil pribadi, maupun angkutan umum.

Namun ingat, kadang sering pemudik memilih menyusuri jalur utama yang selama ini mereka kenal. Akibatnya, banyak yang terjebak kemacetan. Karena itu, perlu pasang mata dan telingga soal rambu-rambu lalu lintas penunjuk arah soal jalur alternatif.

Bila sudah masuk Jateng lewat jembatan Sungai Cisanggarung di Losari, Kabupaten Brebes yang merupakan perbatasan dengan Cirebon, Jawa Barat, 17 km lemudian pemudik akan dihadapkan dengan jalur alternatif yang bisa mencapai beberapa daerah di Jawa Tengah.

Bila ingin ke Bumiayu, Ajibarang atau Purwokerto misalnya, bila terjadi kemacetan atau volume kendaraan cukup padat, lebih baik pemudik mulai dari pertigaan Pejagaan di Tanjung (Brebes) berbelok ke arah selatan (belok kanan).

Jalur alternatif itu akan menuju ke Klonengan-Prupuk (Margasari, Kabupaten Tegal) hingga ke Bumiayu (Brebes). Seandainya di depan Pasar Bumiayu terjadi penumpukan arus lalu lintas, pemudik bisa menggunakan jalur lingkar hingga tembus ke depan Terminal Induk Pegojengan. Kemudian, bisa ambil arah selatan menuju Ajibarang atau Purwokerto.

Jalan Utama

Dari Kota Keripik, jika akan melanjutkan perjalanan ke Kebumen, Temanggung, Wonosobo atau Purworejo, pemudik bisa menggunakan jalan utama di jalur selatan. Kalau sampai terjebak kemacetan di Buntu, Satlantas Polwil Banyumas sudah menyiapkan sejumlah jalur alternatif.

Untuk ke Purwokerto, bisa lewat jalur alternatif Kota Tegal. Tepatnya di perempatan Maya. Selanjutnya, menuju ke Slawi. Jika di Jalan Raya Talang ada kemacetan, pemudik bisa pula menggunakan jalan dua, mulai dari pertigaan Tirus (Kota Tegal) ke arah selatan menuju Slawi. Selanjutnya tembus ke Lebaksiu-Balapulang-Margasari-Klonengan hingga Bumiayu.

Pemudik yang akan ke Pekalongan pun, jika terjadi kemacetan di daerah Kramat (Kabupaten Tegal), Polres sudah menyiapkan jalur alternatif. Memang bila di depan Pasar Suradadi (Tegal) dan di jalur menyempit Demangharjo terjadi kemacetan, arus lalin akan sulit diurai. Karena itu, untuk menanggulangi keadaan darurat, telah disiapkan pos pengamanan dan sejumlah mobil derek. (Riyono Toepra-64m)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA