| Kamis, 12 Oktober 2006 | SEMARANG |
Keluar LP Curi Perhiasan TetanggaSEMARANG - Seorang residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Noya Lau Tolang (26), ditangkap petugas Unit Ranmor Polwiltabes Semarang, kemarin. Warga Jl Cemara Indah Blok BO 22 Perumahan Bukit Kencana Jaya itu diamankan, lantaran diduga mencuri perhiasan milik tetangganya, 16 Agustus lalu. Seorang tersangka lainnya, Dirun (20) warga Girikusuma, Mranggen, hingga kini buron. Kasatreskrim Polwiltabes Kompol Agus Rohmat didampingi Kanit Ranmor AKP Mugiyono mengungkapkan, petugas masih mengembangkan kasus tersebut. Sebab, bukan tidak mungkin tersangka juga terlibat tindak kejahatan lainnya. "Kami masih menyelidiki dan mengembangkan kasus tersebut. Sebab tersangka sudah tiga kali melakukan curanmor di beberapa tempat," ungkap Kasatreskrim, Rabu (11/10). Menurut catatan kepolisian, Noya termasuk residivis yang sudah tak asing di mata para penyidik Polwiltabes. Tersangka tiga kali terlibat kasus curanmor. Dari ketiga kasus itu, semuanya berujung di lembaga pemasyarakatan. Bahkan residivis itu, beberapa waktu yang lalu baru keluar dari LP Kedungpane, setelah menjalani hukuman 10 bulan. Bukannya insyaf, Noya justru terancam kembali masuk bui. Niat mencuri muncul setelah pelaku melihat salah seorang tetangganya, Maghruf, menaruh kunci rumah di kusen pintu. Mengetahui tempat persembunyian kunci, tersangka kemudian menghubungi Dirun. Mereka mengatur rencana menyikat barang-barang berharga milik Maghruf. Waktu yang mereka pilih pagi hari, pukul 10.00. Sebab saat itu, rumah korban sepi. Mereka berbagi tugas, tersangka yang mengawasi suasana sekeliling, Dirun yang masuk ke rumah menyikat barang-barang. Begitu bisa masuk rumah itu, Dirun menggeledah lemari kamar. Dia menemukan perhiasan gelang dan cincin 20 gram. "Perhiasan itu kemudian saya jual di Peterongan dan laku Rp 2 juta. Saya dapat Rp 600.000," ujar Noya yang mengaku uangnya habis untuk foya-foya. Setelah itu mereka berpencar. Noya kabur ke Jakarta sedangkan Dirun tidak diketahui rimbanya. Namun di sana, tersangka tak bertahan lama. Setelah uangnya habis, tersangka balik ke rumah. Saat itulah, petugas yang diberi informasi warga, menangkap pelaku. (H21,D12-18m) |