logo SUARA MERDEKA
Line
Kamis, 12 Oktober 2006 BUDAYA
Line

Marcella "Tertipu"

JAKARTA-Siapa bilang orang Papua kurang terdidik dan tidak baik. Nyatanya, Marcella Zalianty yang berada di Wamena selama dua pekan, mengaku bahwa orang Papua baik dan ramah.

Kendati demikian, dia mengalami kejadian yang menggelikan berkaitan dengan hitung-hitungan uang. Putri artis senior Tety Liz Indrati ini "tertipu" oleh akal-akalan orang Papua.

Berawal dari keinginan untuk jalan-jalan, Marcella bersama empat temannya berencana naik becak. Setelah tawar menawar terjadi kesepakatan dengan harga Rp 4.000. Seusai turun dari becak, ia harus membayar lebih dari Rp 4.000 karena yang dihitung ternyata per kepala. "Siapa bilang mereka bohong tapi mana ada naik becak dihitung per kepala," ujarnya terkekeh.

Kesan menarik lainnya adalah ia jarang mandi karena air di sana berwarna cokelat. Selain itu dia juga terkesan saat bertemu tokoh asli Denias serta Pak Sam. "Dari situ aku mencoba memahami dan mengeksplorasi tokoh yang aku mainkan. Aku juga mencoba belajar menyatu dengan alam," terangnya.

Sepulang dari Papua, artis terbaik FFI 2005 ini sekarang mengaku lebih menghargai apa yang dia telah miliki. Dia membandingkan dengan keadaan di Papua yang masih banyak kekurangan dan serba minim fasilitas, baik kesehatan maupun pendidikan. (kl-45)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA