| Kamis, 12 Oktober 2006 | BANYUMAS |
Dishub Siapkan 105 Kapal LautCILACAP- Menjelang datangnya Idul Fitri 1427 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cilacap menyiapkan 105 kapal laut. Armada itu disiapkan untuk memudahkan mobilitas warga Kampung Laut dan penduduk yang tinggal disekitar Pulau Nusakambangan. Kepala Dishub Cilacap, Muchsin S Machfuds, kepada Suara Merdeka mengatakan, 105 armada laut yang disiapkan adalah 20 kapal wisata dan 85 kapal compreng. ''Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil tak perlu khawatir telantar kalau ingin bepergian. Begitu pula sebaliknya, mereka dari kota bisa mengunjungi keluarga yang tinggal di wilayah terpencil di perairan Cilacap,'' ungkapnya. Dia mengatakan, wilayah Cilacap berbeda dari kabupaten lain. Hal ini karena selain memiliki wilayah daratan, Cilacap juga mempunyai wilayah terpisah dan berada di sekitar Laguna Segara Anakan, yaitu Kampung Laut dan wilayah Nusakambangan. Dengan sendirinya, warga di wilayah-wilayah tersebut tidak bisa bepergian dengan menggunakan angkutan darat untuk mobilitas. ''Angkutan laut menjadi alternatif utama bagi mereka untuk pergi ke wilayah Cilacap kota,'' ujarnya. Keterangan yang ada menyebutkan, sejumlah dermaga yang bakal menjadi dermaga utama dalam perlintasan armada laut Lebaran kali ini adalah pelabuhan Lomanis, Wijayapura, dan Sleko. Sementara mengenai pengaturan jam berangkat dan pulang diterapkan secara fleksibel. Artinya, armada-armada tersebut bisa pulang dan pergi sesuai dengan daya muat, apakah sudah terpenuhi oleh penumpang atau belum. Dengan jumlah kapal compreng mencapai 85 buah, diharapkan semua warga yang ingin bepergian dari dan ke wilayah terpencil di perairan Cilacap dapat terangkut. Para wisatawan pun diperkirakan bisa muat dengan 15 kapal wisata yang sudah disediakan. Selama ini memang banyak warga Kampung Laut dan Nusakambangan yang bepergian ke wilayah kota saat Lebaran tiba, baik untuk bersilaturahmi maupun jalan-jalan. Sebaliknya, banyak orang kota, baik dari Cilacap maupun kabupaten lain yang berwisata ke wilayah perairan Cilacap untuk melihat keindahan Kampung Laut dan Pulau Nusakambangan. Dalam kesempatan itu, Muchsin menyatakan selain armada laut, Dishub Cilacap juga tengah berkonsentrasi mengawasi angkuran darat menjelang Lebaran. Sebab, saat ini ada 92 unit trayek antarkota antarprovinsi (AKAP), 125 unit armada antarkota dalam provinsi (AKDP), angkutan kota 181 unit, dan angkutan pedesaan 583 unit yang beroperasi di Cilacap. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, Dishub juga menyediakan bus cadangan 15 unit. (G21-55s) |