| Kamis, 12 Oktober 2006 | BANYUMAS |
Hari Ini Jabatan Bupati Banjarnegara HabisPelantikan Bupati Terpilih Ditunda LagiBANJARNEGARA- Rencana pelantikan bupati terpilih hasil Pilkada Banjarnegara 2006, yang semula akan dilakukan 13 Oktober 2006 kembali ditunda. Penundaan kali ini tak disertai kapan kepastian pelantikan bisa dilakukan. ''Kami mendapat informasi dari Jakarta, kalau Menteri Dalam Negeri (Mendagri) masih berada di Jerman hingga Sabtu (14/10). Kemungkinan beliau baru bisa menandatangani SK Senin (16/10) pekan depan, sehingga praktis waktu pelantikan menjadi mundur,'' kata Plt Sekda Banjarnegara, Syamsudin. Pengunduran jadwal pelantikan kali kedua itu, menjadikan kekosongan jabatan bupati dan wakil bupati di Banjarnegara selama beberapa hari hingga pelantikan. Sebab, masa tugas bupati dan wakil bupati yang lama akan habis hari ini, 12 Oktober 2006. Sebelum diundur pertama kali, berdasarkan rencana awal, pelantikan sedianya dilakukan hari ini, Kamis (12/10). ''Untuk mengisi jabatan bupati, kemungkinan besar akan diisi oleh seorang pejabat sementara (Pjs) bupati. Gubernur yang akan mengusulkan pejabat sementara tersebut. Bupati dan wakil bupati sebelumnya bisa menjadi Pjs,'' katanya. Meski demikian, tutur Syamsudin, yang juga penanggung jawab panitia pelantikan menuturkan, pengunduran tersebut tak terlalu berpengaruh terhadap persiapan kepanitiaan. Sebab yang berubah hanya teknis waktu pelaksanaannya. Mengenai tempat dan susunan acara belum ada perubahan. Pada prinsipnya, panitia di tingkat kabupaten telah siap untuk melaksanakan pelantikan. ''Tempat pelantikan tetap di pendapa Dipayuda Adigraha dan waktunya pagi hari sekitar pukul 09.00. Namun untuk harinya memang masih belum bisa dipastikan kapan. Yang jelas, setelah penandatanganan SK pelantikan oleh Mendagri pekan depan,'' tegasnya. Seperti diberitakan, pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih dalam Pilkada Banjarnegara 2006, juga sempat diundur, lantaran Gubernur Jateng tak bisa menghadiri acara tersebut pada 12 Oktober. Waktu itu, diperoleh informasi Gubernur masih berada di luar negeri, sehingga pelantikan diundur sehari tanggal 13 Oktober. Kini, karena para pejabatnya juga tak ada di tempat atau dalam perjalanan tugas ke luar negeri, rencana pelantikan pun kembali ditunda sampai pejabat tersebut kembali lagi ke Tanah Air.(H25-55s) |