| Minggu, 08 Oktober 2006 | NASIONAL |
kisahDua Pelajar Tewas Tersengat ListrikTEGAL - Dua pelajar kelas III SMK Darma Wirawan Putra (DWP) Kota Tegal, Jurusan Mesin Industri, tewas tersengat listrik saat memetik mangga di rumah temannya, Sabtu kemarin, sekitar pukul 15.30. Korban adalah Anang Ashani (18), warga Kelurahan Panggung Baru, Kecamatan Tegal Timur dan Tedi (18), warga Jalan Sultan Agung Kota Tegal. Keduanya tewas dengan kondisi mengenaskan, saat berada di atas pohon milik Ismail (19), warga Jl Martoloyo, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur. Seluruh tubuh korban hangus terbakar akibat sengatan arus listrik tegangan tinggi. Menurut ibu Ismail, Ratimah (52), sepulang sekolah, kedua korban datang bermain ke rumahnya bersama satu temannya yang lain, yakni Untung (18), warga Jl Kenanga, Kelurahan Kejabon, Kecamatan Tegal Timur. Memetik Mangga Saat itu, bersama anaknya, tiga pelajar tersebut berencana memetik mangga untuk lotisan buka puasa. Dua orang, yaitu Ismail dan Untung, tetap berada di bawah, sedangkan Anang Ashani dan Tedi memanjat pohon setinggi sekitar delapan meter untuk memetik mangga. Setelah memperoleh satu tas plastik mangga, keduanya turun. Namun setelah menyerahkan mangga kepada dua temannya yang berada di bawah pohon, Anang dan Tedi kembali memanjat pohon. Saat itu Tedi memanjat terlebih dahulu dengan membawa galah besi sepanjang empat meter, yang kemudian diikuti Anang. Diduga akibat terlalu asyik memetik mangga, Tedi tidak sadar bahwa galah besi yang dipegangnya mengenai kabel listrik bertegangan tinggi yang membentang di sekitar pohon mangga tersebut. Akibatnya, timbul suara ledakan keras dan kedua korban yang masih berada di atas pohon itu tersengat arus listrik. Tedi langsung tewas di tempat kejadian, sedangkan Anang sempat terpental, namun tersangkut dahan pohon yang masih mengandung setrum listrik. Akibatnya, Anang pun tewas seketika. Juga Kesetrum Sementara itu, menurut Ismail dan Untung, ketika melihat kedua temannya tersengat listrik di atas pohon, mereka bermaksud menolong. Namun, saat menyentuh pohon mangga itu, Ismail juga merasa tersetrum listrik. Karena itu, ia tidak berani melanjutkan upayanya dan akhirnya hanya berteriak minta tolong. Sejumlah warga yang mendengar teriakan tersebut segera mendatangi lokasi kejadian. Sebagian dari mereka melaporkan kejadian tersebut ke kantor polisi. Selang beberapa saat, sejumlah petugas tiba di lokasi kejadian. Mereka pun mendatangkan petugas PLN untuk mematikan aliran listrik di tempat tersebut. Setelah aliran listrik diputus, petugas segera mengevakuasi korban. Jenazah keduanya kemudian dibawa ke RSUD Kardinah untuk divisum. Kapolresta Tegal AKBP Drs Iwan A Ibrahim melalui Kapolsekta Tegal Timur Iptu Agus Sulistwiantoro mengatakan, dari hasil penyelidikan, tidak ditemukan unsur tindak pidana. Peristiwa tersebut murni kecelakaan. (H17-11n) |