logo SUARA MERDEKA
Line
Minggu, 01 Oktober 2006 NASIONAL
Line

Polda Belum Temukan Beras Impor Ilegal

SEMARANG - Sinyalemen sekitar 500 ton beras impor ilegal masuk ke sejumlah pasar beras di Jateng, hingga kini belum terbukti. Hal itu ditegaskan Kapolda Jateng Irjen Drs Dody Sumantyawan HS SH, Jumat (29/9).

Menurut Kapolda, tim khususnya yang juga berkoordinasi dengan tim dari instansi terkait yang telah diinstruksi Gubernur Mardiyanto, saat mengecek ke sejumlah pasar beras yang diindikasikan jadi pusat penjualan beras impor dimaksud, belum menemukan.

''Tim saya sudah terjun ke sejumlah pasar beras, di Brebes, Kota Tegal dan Kabupaten Tegal. Tapi belum ditemukan beras impor ilegal seperti yang diduga selama ini. Bagi saya, informasi dari masyarakat soal sinyalemen ini merupakan masukan bagus. Ini juga menjadi pemantik tugas polisi untuk lebih giat lagi dalam menindaklanjuti tiap laporan yang masuk,'' papar dia.

Kepala Badan Informasi Komunikasi dan Kehumasan (BIKK) Provinsi Jateng Drs Saman Kadarisman kemarin mengatakan kabar beras impor telah masuk Jawa Tengah, diduga merupakan ulah para spekulan atau pedagang yang ingin mempermainkan harga beras.

Dia menjelaskan, ada kemungkinan telah terjadi persaingan bisnis sesama pedagang beras. Supaya stok beras di gudang pedagang keluar semua ke pasaran, sebagian dari mereka memunculkan isu beras impor telah masuk Jateng. (D12,H30,G17-33,41m)


Berita Utama | Bincang - Bincang | Semarang | Karikatur | Olahraga
Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA