| Minggu, 01 Oktober 2006 | SEMARANG |
Cicipi Nus, Dua TewasSEMARANG - Warga Kelurahan Krobokan dan Tawangmas, Kecamatan Semarang Barat, Jumat (29/9) sore dan Sabtu (30/9) pagi, dikejutkan oleh kondisi yang menimpa empat warganya yang keracunan setelah mencicipi ikan nus (jenis cumi-cumi-Red). Empat orang yang keracunan ikan itu adalah Joko Purwanto alias Wawan (25), warga RT 5 RW 5 Tawangmas Baru, pasangan suami-istri Tri Hastomo (28) - Endang Mulyati (19), Jl Plongkowati II Krobokan, dan seorang anak bernama Pathekan (12), yang rumahnya berada di depan pasangan suami istri tersebut. Kejadian itu juga membuat sedih warga dua kelurahan itu. Dua dari empat warga yang keracunan, akhirnya tidak tertolong. Keduanya meninggal dunia setelah dirawat di RS Dr Kariadi. Dua orang meninggal dunia adalah Joko Purwanto dan Endang Mulyati (istri Tri Hastomo). Endang meninggal Jumat (29/9) sekitar pukul 19.20 dan Joko Purwanto mengembuskan napas terakhir Sabtu (30/9) pukul 08.00. Korban selamat, Tri Hastomo mengungkapkan, kejadian itu berawal saat rekannya bernama Wawan mendapat order untuk mencarikan kerang dalam jumlah banyak. Belum jelas order dari siapa. Yang jelas, pekerjaan itu bisa menjadi penghasilan tambahan untuk persiapan Lebaran. Kedua orang itu kemudian pergi mencari kerang di seputar areal pertambakan Tawangmas atau dekat PRPP. Empat Nus Setelah mendapat sekarung kerang, dua orang ini juga mendapatkan empat ikan nus. Tri Hastomo mendapat satu ekor, sedangkan Wawan tiga ekor. Sampai di rumah Tri, empat ekor ikan itu langsung dimasak. Tri membakar satu ekor, sedangkan tiga ekor lainnya digoreng Endang. Saat Tri mencicipi, Pathekan tetangga yang tinggal di depan rumahnya melihat. Dia kemudian memberikan secuil bagian "ekornya" agar bisa sama-sama mencicipi. Tiga ekor ikan lainnya disantap berdua antara Endang dan Joko Purwanto. Pesta kecil sekitar pukul 15.00 itu berbuah petaka. Tri, Endang, dan Wawan langsung muntah-muntah dan kepala pusing. Ketiganya oleh warga sekitar dibawa ke dokter Hestri di Jalan Anjasmoro. Menjelang magrib, mereka dibawa ke RS Dr Kariadi. Tri berangsur membaik dan diperbolehkan rawat jalan. Namun, nyawa istrinya tidak tertolong. Pukul 19.20, oleh dokter dinyatakan sudah meninggal dunia. Sedangkan rekannya Joko Purwanto alias Wawan, meninggal dunia pagi harinya. Sementara itu, Pathekan yang mendapat bagian paling sedikit hanya merasakan pusing. Dia tidak dibawa ke rumah sakit, karena cukup diberi minum air kelapa muda. Kasatreskrim Polres Semarang Barat AKP Gandung Sardjito mengatakan, pihaknya masih mengusut tewasnya dua warga yang diduga akibat keracunan ikan nus. "Kami akan meminta keterangan korban yang selamat dan saksi lainnya," papar dia. (D12-37) |