| Sabtu, 30 September 2006 | OLAHRAGA |
Torres Berharap Akhiri Rekor BurukMADRID- Tujuh tahun lalu, dua gol Jimmy Floyd Hasselbaink ke gawang Bodo Illgner di Santiago Bernabeu memberi kemenangan Atletico atas seteru sekotanya, Real Madrid, 3-1. Itulah kemenangan paling mengesankan bagi Atletico Madrid. Namun sejak itu, tradisi sukses Los Rojiblancos dalam derby tak pernah terukir lagi. Pada empat pertemuan terakhir saja, Atletico menelan tiga kekalahan dari Real. Dari sembilan derby terakhir, Real meraup enam kemenangan dan hanya tiga kali seri. Artinya, tak secuilpun kata sukses bisa dialamatkan untuk Atletico. Mereka bahkan sempat menelan kekalahan pahit saat dihajar Real 0-4 di Vicente Calderon. Tidak hanya Atletico yang memiliki rekor buruk setiap kali bertemu Real. Striker tajam Fernando Torres, juga nyaris selalu tidak berdaya jika menghadapi Real. Empat musim terakhir, Torres selalu menjadi top skor Atletico. Namun uniknya, dia belum pernah sekalipun mencetak gol ke gawang Real. Karena itu, dia sangat ingin bisa menuntaskan seluruh misteri kariernya itu dalam derby kali ini. "Saya berharap bisa mengubah rekor buruk menghadapi Real dan mencetak gol," ujarnya. "Anda mungkin akan mengatakan bahwa kami tidak memiliki peluang. Tidak demikian. Kami telah berubah dan semakin kuat. Kami akan melakukannya." Di Bernabeu, Minggu (1/10), Real Madrid dan Atletico kembali dipertemukan. Jika menilik rekor pertemuan, Atletico masih akan sulit mengakhiri rekor buruknya. Soalnya saat ini kepercayaan diri Real sedang tinggi-tingginya. Dua kemenangan beruntun masing-masing atas Real Sociedad (2-0) dan Real Betis (1-0) membuat Real menapak ke posisi dua La Liga. Puncaknya, Raul cs mereguk kemenangan 5-1 atas Dynamo Kiev di Liga Champions. Duet Ruud van Nistelrooy dan Raul semakin menggigit. Meski begitu, jika patokannya adalah performa terakhir, maka skuad asuhan Fabio Capello tidak boleh meremehkan Atletico. Seperti Real, Atletico juga tampil meyakinkan dengan raihan tiga kemenangan dari empat partai La Liga. Terakhir, mereka bahkan memupus supremasi juara Piala UEFA dan Piala Super Spanyol, Sevilla 2-1. (rtr,F3-40) |