logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 September 2006 SEMARANG
Line

Tak Usah Diusulkan, Kepala UPTD Akan Pindah secara Otomatis

GROBOGAN - Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pendidikan Dasar Kecamatan Godong H Haris Abdullah mengatakan, guru-guru SD di daerah binaan (Dabin) VI tidak perlu mengusulkan kepada Sekda H Sutomo HP untuk dipindahkan ke tempat lain. Sebab tanpa usulan itu secara otomatis sudah akan pindah. Mengingat masa jabatannya sebagai UPTD di Godong sudah berlangsung lima tahun.

''Diusulkan seperti itu saya tak apa-apa. Mungkin mereka baru emosional, sehingga dengan menggebu-gebu mereka mendesak Sekda untuk secepatnya menarik saya dari UPTD Godong,'' kata H Haris Abdullah, kemarin. Sebelumnya, dia didemo guru-guru SD Dabin VI wilayah UPTD Godong ke pendapa kabupaten. Sekitar 75 orang guru itu mendesak Pemkab untuk segera menariknya ke dinas. Sebab di Godong, dia dianggap sering mengintimidasi guru-guru SD dengan berbagai ancaman sehingga mereka mengaku dalam bekerja merasa kurang tenang.

Haris mengungkapkan, jauh-jauh hari soal pemindahan jabatan itu sudah sering disampaikan kepada guru-guru SD di Dabin VI ataupun yang lain dalam acara pembinaan. Sebab memang sudah waktunya untuk dimutasi. Namun, karena didasari suatu kepentingan, guru-guru tersebut mendesak Sekda untuk secepatnya menarik dari UPTD Godong.

Dijelaskan, sebelum guru-guru itu ke pendapa kabupaten, dirinya sudah berusaha menemui mereka ketika mengadakan perkumpulan di SD Sambung I, II dan III. Isu di luar, pertemuan guru-guru SD di bawah komando seorang pengawas tersebut akan menyingkirkan Kepala UPTD Pendidikan Dasar Godong. Namun guru-guru tersebut ketika diklarifikasi tidak mengaku berniat seperti itu.

''Menurut saya, guru itu hanya imbas dari ulah pengawas yang menjadi provokator di tempat tersebut,'' ujarnya. Tidak disebutkan identitas dari pengawas pendidikan dasar yang dimaksud. Pasalnya, dinas tengah mengupayakan untuk memanggil pengawas yang bersangkutan untuk dibina.

Dia mengakui, sering pamit ketika Dabin VI mengadakan pembinaan kepada guru-guru. Namun hal itu bukan karena disengaja. Akan tetapi, akibat waktunya sering bersamaan dengan acara-acara di dinas kabupaten. Dengan demikian pembinaan di tempat tersebut terpaksa diwakilkan.

Ditambahkan, sebelum mereka ke pendapa, beberapa kepala SD di UPTD Godong dikumpulkan dinas untuk diberikan pengarahan. Bahkan Wabup H Icek Baskoro diminta ikut memberikan pembinaan.

Wabup dalam kesempatan itu meminta supaya permasalahan di intern Dabin tidak dibawa keluar dan diupayakan selesai dengan baik di tempat tersebut. Namun entah karena apa sehari setelah itu, guru-guru tersebut malah demo ke Pemkab. (A23-16v)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA