| Sabtu, 30 September 2006 | SEMARANG |
Belanja Iklan Diprediksi Naik 5-10%SEMARANG - Belanja iklan pada bulan Ramadan diperkirakan mengalami kenaikan. Hal itu karena banyak perusahaan sudah menganggarkan dana iklan secara khusus untuk bulan Puasa, Idul Fitri, sampai tahun baru. Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Pengda Jateng, Drs Bambang Pulunggono, mengungkapkan hal itu, Jumat (29/9), saat menjadi narasumber acara Berkah Obrolan Sahur Ramadan 1427 H, di lobi Hotel Ciputra. Acara tersebut diselenggarakan Hotel Ciputra, bersama Suara Merdeka, Radio Female 96.1 FM, Yamaha Mataram Sakti, dan Djarum Super Mezzo. Sebagai moderator pagi kemarin adalah Eri Suganda dan host penyiar Radio Female, Dian Purnomo. Pulung mengakui angka pasti kenaikan tersebut belum ada. ''Namun berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, kenaikan diperkirakan 5-10 %.'' Sementara Ketua Internal Organisasi dan Pengembangan Daerah PPPI Pusat, Adhytrisnanto berpendapat, kenaikan tersebut wajar. Menurut dia, menjelang Lebaran hingga tahun baru nanti, banyak perusahaan sudah mengalokasikan anggaran khusus untuk iklan. Etika Selama acara berlangsung, pukul 02.00 - 03.00, banyak pendengar Radio Female melontarkan pertanyaan melalui SMS 08157690961 atau telepon (024) 8447154. Beberapa di antaranya adalah pertanyaan seputar etika periklanan. Misalnya, ada pertanyaan menyoal iklan yang memuat gambar seksi. Menurut Adhy, di Indonesia saat ini sudah ada Badan Pengawas Periklanan Indonesia. Lembaga ini bertugas secara proaktif. Jika didapati ada iklan yang menyimpang dari etika, lembaga ini memberi teguran pada agen iklan. Terkait dengan kreativitas, menurut dia, hal itu merupakan sesuatu yang penting agar masyarakat memperhatikan produk yang diiklankan. (G6-18d) |