logo SUARA MERDEKA
Line
Sabtu, 30 September 2006 SEMARANG
Line

Satu Mobil dan 13 Motor Ringsek

  • Trailer Nyelonong ke Pasar

SEMARANG - Sebuah truk trailer bermuatan semen, Jumat (29/9) sekitar pukul 11.00, nyelonong masuk ke Pasar Mangkang. Sebelum menghantam sejumlah kios yang ada di pasar, truk bernomor polisi B-9688-SB itu terlebih dahulu menabrak puluhan sepeda motor dan sebuah mobil bak terbuka yang diparkir di depan pasar.

Akibatnya, 13 sepeda motor dan mobil Colt H-1748-WY rusak parah. Beberapa sepeda motor itu ringsek akibat terlindas truk. Bahkan, dua motor tak berbentuk hingga patah menjadi dua bagian. Kecelakaan tersebut tidak menyebabkan korban jiwa. Pengemudi trailer langsung melarikan diri begitu kecelakaan terjadi.

Menurut sejumlah saksi mata, kejadian tersebut bermula saat dua orang berpakaian seragam SMA mengendarai sepeda motor melintas di Jl Raya Mangkang. Dua siswa tersebut berboncengan dari arah barat.

Sesampainya di depan Pasar Mangkang, sepeda motor oleng setelah diserempet sebuah mobil. Pengendara ataupun sepeda motor jatuh ke tengah jalan.

Sementara mobil yang menyerempet kabur ke arah timur dengan kecepatan tinggi. Pada saat bersamaan, dari arah barat datang truk trailer dengan kecepatan sedang.

Sopir rupanya kaget mengetahui ada sepasang siswa SMA tergeletak di tengah jalan. Untuk menghindarinya, sopir truk yang belum diketahui identitasnya itu segera membanting setir ke kanan. Akibatnya, trailer naik ke median jalan dan masuk Pasar Mangkang.

Tembok Roboh

Puluhan sepeda motor dan sebuah mobil yang diparkir di depan pasar disasak truk itu. Sedikitnya 13 motor dan sebuah mobil bak terbuka ringsek. Selain itu, tembok pembatas depan pasar juga roboh.

"Kejadiannya sangat cepat. Beruntung saat itu di tempat parkir tak ada orang. Padahal biasanya ramai," ungkap Ari (25), warga Kematren, Mangkang.

Ari menuturkan, saat kecelakaan terjadi dirinya berada di lantai dua Pasar Mangkang. Dia segera melihat keluar dinding begitu mendengar suara benturan. "Suaranya keras. Kami yang ada di dalam pasar sampai kaget," kata padagang bumbu dapur itu.

Petugas Satlantas Polres Semarang Barat yang mengetahui kecelakaan segera mengamankan lokasi.

Banyaknya warga yang ingin menyaksikan, mengakibatkan proses evakuasi tersendat. Puluhan motor tersebut dikeluarkan dari lokasi kecelakaan, dan dibawa ke Mapolres untuk didata. (H21,D12-18d)


Berita Utama | Ekonomi | Internasional | Olahraga
Semarang | Sala | Pantura | Muria | Kedu & DIY | Banyumas
Budaya | Wacana
  Cybernews | Berita Kemarin

Copyright© 1996-2004 SUARA MERDEKA