| Sabtu, 30 September 2006 | KEDU & DIY |
PBNU Siapkan Penanggulangan Bencana AlamBOROBUDUR - Kabupaten Magelang dijadikan proyek percontohan program penanggulangan risiko korban bencana alam berbasis masyarakat oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU). "Pelaksana program itu adalah Pondok Pesantren Darussalam Watucongol, Muntilan," kata Ulfah Mashfufah, pimpinan proyek itu, Jumat (29/9), seusai bertemu Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto. Ia menyebutkan, Lembaga Layanan Kesehatan NU Pusat dan Ausaid Australia menentukan dua daerah lain yang menjadi proyek percontohan serupa, yakni Jakarta dan Jember (Jatim). Di Magelang dianggap selalu terjadi bencana letusan Merapi, di Jakarta banjir, sedangkan di Jember menjadi "pelanggan" banjir dan tanah longsor. Pelaksana proyek untuk Jakarta, Pondok Pesantren Asidiqiyah dan Jember (Pondok Pesantren Nurul Islam). "Masyarakat di lokasi proyek dipersiapkan agar memiliki kemampuan melakukan penanggulangan bencana sehingga risiko timbulnya korban bisa ditekan," kata Ulfah. "Sasarannya selain para santri juga masyarakat sekitar pondok dan tokoh agama," katanya. Ia mengatakan, program itu bermanfaat melatih masyarakat di suatu daerah, terutama yang rawan bencana alam, untuk semakin memahami kondisi lingkungan. (pr-39n) |